Profil Pemilik Helm KYT dan Suomy, Wakil RI di Panggung MotoGP

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Ajang balap MotoGP biasanya identik dengan tiga negara: Italia karena punya motor ikonik dan deretan pembalap populer, Spanyol yang rutin mencetak para rider top, dan Jepang sebagai basis pabrikan roda dua ternama. 

Tapi, jangan salah, Indonesia juga punya perwakilan melalui popularitas jenama helm para pembalap peraih juara, yakni KYT dan Suomy.

Helm KYT saat ini menjadi sponsor pembalap asal Italia, Enea Bastianini. Namun, popularitas helm ini semakin melejit di kancah global sejak 2022, karena sempat mengawal pembalap Aprilia, Aleix Espargaro untuk merebut kemenangan perdananya yang begitu emosional, sekaligus menjadi tonggak kebangkitan Aprilia di MotoGP sampai hari ini. 

KYT merupakan produk asli Tanah Air besutan Tarakusuma Indah alias Tara Group. Pendirinya bernama Eddy Tedjakusuma yang pada era 1980-an, kala itu terpantik ide soal pentingnya mendukung program keselamatan pengendara roda dua, seiring masifnya popularitas sepeda motor di Indonesia. 

Fakta menariknya, keluarga Eddy sudah sering ke Jepang karena menjalankan bisnis suku cadang sepeda motor, sebelum memutuskan membuka pabrik manufaktur helm.

Itulah kenapa nama KYT sebenarnya diambil dari salah satu kota di Negeri Sakura, Kyoto, di mana sekaligus tempat mereka belajar transfer teknologi dari salah satu pabrikan helm ternama di sana.

Baca Juga

  • Founder FPCI Dino Patti Djalal: Kondisi Global Saat Ini Bukan Krisis Biasa!
  • Prilly Latuconsina Resmi Hengkang dari Sinemaku Pictures, Akhiri Peran sebagai Founder dan Direksi
  • Ambisi Bursa Kejar 50 Emiten Baru 2026 & Kecemasan Ritel jadi Exit Strategy Founder

Berdasarkan laman resmi Tara Group, pabrik utama mereka saat ini berada di Lippo Cikarang industrial area seluas 20,000 m2. Sebanyak 850 karyawan memproduksi hingga 2 juta unit helm per tahun, mencakup beberapa merek lain di samping KYT, yaitu INK Helmet, MDS, BMC Helmet, dan Hiu Helmet.

Sementara itu, Suomy pada awalnya merupakan jenama helm balap asal Negeri Pizza. Tak heran, banyak pembalap top mendapat sponsor helm ini sejak lama, termasuk yang terbaru, juara dunia MotoGP beruntun bersama Ducati, Francesco 'Pecco' Bagnaia. 

Berdasarkan laman resmi Suomy, kolaborasi bersama KYT dimulai sejak 2014, seiring akuisisi melalui penyertaan modal, awalnya didorong oleh kesulitan finansial yang melanda perusahaan. 

Alhasil, lewat kemitraan dengan helm asal Indonesia yang kala itu sudah bisa menguasai 70% pangsa pasar Asia, Suomy menjelaskan kebangkitan pertumbuhan dan pendapatan pun terjadi. 

Seperti terjadi simbiosis mutualisme, Suomy mendapatkan modal dan basis produksi lebih massal secara global, sementara Tara Group bisa memperkuat KYT sebagai jenama balap berkat terciprat transfer ilmu teknologi balap Italia, desain, unit riset dan pengembangan (R&D), serta akses penetrasi ke pasar Eropa.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Warga di Bangka Barat Dilabrak Kades gegara Kritik Menu MBG hingga Ancam Diusir
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Petani Khawatir Kualitas Padinya Menurun karena RDF Rorotan
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Disebut ‘Ngantuk’ di Mens Rea, Gibran Rakabuming Malah Bela Pandji Pragiwaksono: Nggak Usah Saling Melaporkan
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Menyusuri Pasar Nostalgia Surabaya, Tempat Berburu Barang-Barang Antik
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Chery Pastikan Pembangunan Pabrik di Indonesia Dimulai Tahun Ini
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.