Pengakuan Jujur Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Usai Tumbang Dramatis dari Bandung Tandamata di Proliga 2026

viva.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Laga panas tersaji di seri ketiga putaran pertama Proliga 2026 saat Jakarta Pertamina Enduro (JPE) harus mengakui ketangguhan tuan rumah Bandung bjb Tandamata. Pertandingan yang berlangsung lima set itu berakhir pahit bagi JPE setelah kalah tipis 2-3.

Bukan sekadar soal skor, kekalahan ini menyisakan evaluasi besar bagi tim juara bertahan. Pelatih JPE Bullent Kaslioglu bahkan secara terbuka mengakui kelemahan mendasar timnya, yakni inkonsistensi permainan dari awal hingga akhir laga.

Baca Juga :
Terpopuler:Target Putri KW di Indonesia Masters 2026, LavAni Menang Setelah Duel Panjang di Proliga 2026
Laga Paling Tegang Proliga Hari Ini, LavAni Menang Setelah Duel Panjang Tanpa Ampun di Proliga 2026

JPE sebenarnya memulai pertandingan dengan meyakinkan. Mereka merebut set pertama dengan skor telak 25-16. Namun momentum tersebut tak mampu dijaga hingga akhir.

Kaslioglu menilai performa timnya naik turun, terutama dalam aspek servis dan blok yang seharusnya menjadi kekuatan utama.

"Kami seharusnya bermain kontinu. Jika servis dan blok bagus dari awal, seharusnya saat akhir juga bagus," kata Kaslioglu seusai pertandingan yang dikutip Proliga.

Menurut pelatih asal Turki itu, ketidakstabilan ritme membuat lawan lebih mudah bangkit. Situasi ini berujung pada hilangnya kontrol permainan di momen krusial, terutama pada set penentuan.

Secara jalannya laga, kedua tim tampil ngotot sejak awal. Skor sempat ketat di angka 7-7, 10-10, hingga 16-16 sebelum JPE menjauh di set pertama.

Namun Bandung Tandamata merespons di set kedua. Pertahanan yang lebih rapat dan serangan tajam membuat tuan rumah menang 25-22 dan menyamakan kedudukan.

JPE sempat kembali memimpin setelah merebut set ketiga. Sempat tertinggal 6-12, mereka bangkit dan menutup set dengan kemenangan 25-22 sehingga unggul 2-1.

Sayangnya, konsistensi kembali menjadi masalah. Bandung memanfaatkan celah tersebut untuk merebut set keempat 25-18 dan memaksa laga berlanjut ke set kelima.

Di set penentuan, tekanan mental justru lebih berpihak ke tuan rumah. Dukungan penuh suporter membuat Bandung tampil agresif sejak awal. Mereka menjauh 13-7 sebelum akhirnya mengunci kemenangan 15-8.

Kekalahan ini membuat JPE harus segera berbenah jika ingin menjaga peluang mempertahankan gelar juara.

Kaslioglu memastikan timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh demi bangkit pada laga berikutnya.

Baca Juga :
Disorot Pelatih Korea, Dukungan Ko Hee-jin untuk Megawati Hangestri di Proliga 2026 Bikin Volimania Tersentuh
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Bandung: Megawati Hangestri Main Dua Kali, Reuni Final Popsivo vs Pertamina Enduro
Pengakuan Jujur Pelatih Usai JEP Dipaksa Main Lima Set oleh Tim Medan Falcons di Proliga 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
[LIVE] Banjir Jalan Daan Mogot Masih Belum Surut, Ketinggian Banjir di Tangerang Capai 4 Meter
• 43 menit lalukompas.tv
thumb
Tabungan Rp5 Miliar-an Melonjak 22%, LPS Soroti Kesenjangan dan Peran Dana Pemerintah
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Kasus Ijazah Jokowi Terus Bergulir, 3 Tersangka Klaster 1 Diperiksa Polisi |KOMPAS PETANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Pengamat sebut pemerintah perkuat TNI dengan alutsista dalam negeri
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Bibit Siklon Tropis 91S, Cuaca Ekstrem Intai NTT dan NTB 
• 12 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.