Cinta Brian Cerita Tantangan Akting Bareng Adik di Film Tolong Saya

eranasional.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Aktor Cinta Brian kembali menunjukkan keseriusannya dalam dunia seni peran lewat film horor-romansa terbaru berjudul Tolong Saya! (Dowajuseyo). Film produksi Heart Pictures ini tidak hanya menjadi tantangan baru bagi Cinta dari sisi genre, tetapi juga menghadirkan pengalaman personal yang unik karena ia harus berbagi layar dengan adik kandungnya sendiri, William Roberts.

Meski dikenal memiliki hubungan kakak-adik yang dekat, Cinta Brian mengungkapkan bahwa proses persiapan film justru membuatnya sempat bersikap “egois” kepada sang adik. Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan demi fokus mendalami peran yang menuntut kemampuan berbahasa Korea.

“Kalau pas di rumah sih aku lebih ke egois ya. Enggak mau ajak dia ngobrol karena aku lagi belajar bahasa Korea. Itu PR banget buat aku,” ujar Cinta Brian di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

Dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo), Cinta Brian memerankan karakter Dion, sosok yang memiliki keterkaitan erat dengan latar Korea Selatan. Peran ini menuntut Cinta tidak hanya mengandalkan emosi dan ekspresi, tetapi juga ketepatan dialog berbahasa Korea, yang menjadi tantangan terbesarnya selama proses produksi.

Cinta mengaku harus memanfaatkan waktu istirahat di rumah untuk terus berlatih. Ia bahkan memilih membatasi interaksi dengan keluarga, termasuk William, agar konsentrasinya tidak terpecah.

“Kadang William mau ngobrol atau bercanda, tapi aku langsung bilang, ‘Wil, aku bentar dulu ya, aku lagi belajar bahasa Korea, berat banget,’” kata Cinta.

Alih-alih tersinggung, William justru menanggapi sikap sang kakak dengan santai.

“Akhirnya dia ketawa saja,” tambah Cinta sambil tersenyum.

Meski terlibat dalam satu proyek film yang sama, Cinta Brian menegaskan bahwa keterlibatan William Roberts tidak ada kaitannya dengan relasi keluarga. Ia memastikan bahwa adiknya mendapatkan peran Aldo murni melalui proses audisi atau casting seperti aktor lainnya.

“William itu di-casting bareng yang lain. Jadi bukan karena aku ajak dia. Di film kayak gini enggak bisa ajak-ajakan, tetap dilihat mainnya seperti apa, baru dipilih,” tegas Cinta.

Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan adanya perlakuan khusus di balik layar. Menurut Cinta, profesionalisme tetap menjadi prioritas utama, apalagi film ini melibatkan kolaborasi lintas budaya dan standar produksi yang cukup ketat.

Menariknya, sikap “egois” Cinta Brian justru memberikan dampak positif bagi William Roberts. Sang adik mengaku terinspirasi melihat kegigihan kakaknya dalam berlatih dialog bahasa Korea, terutama saat Cinta kerap berkonsultasi dengan Kim Geba, yang juga terlibat dalam film sekaligus menjadi mentor bahasa.

William pun akhirnya ikut-ikutan belajar bahasa Korea secara iseng, sekadar mencoba memahami dialog dan pelafalan yang dipelajari Cinta setiap hari.

Kebersamaan di proyek ini pun menjadi pengalaman baru bagi keduanya, bukan hanya sebagai aktor, tetapi juga sebagai saudara yang saling menyemangati dalam proses kreatif.

Tolong Saya! (Dowajuseyo) mengusung konsep unik dengan memadukan mitos urban Indonesia dan Korea Selatan. Film ini berkisah tentang Tania (diperankan oleh Saskia Chadwick), seorang mahasiswi asal Indonesia yang melanjutkan studi di Korea Selatan.

Kehidupan Tania berubah ketika ia mengalami serangkaian peristiwa mistis dan teror dari arwah penasaran. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Dion (Cinta Brian) dan karakter-karakter lain yang memiliki keterkaitan dengan masa lalu kelam dan misteri yang perlahan terungkap.

Film ini tidak hanya menawarkan ketegangan khas horor, tetapi juga unsur romansa dan drama emosional yang menjadi kekuatan ceritanya.

Selain Cinta Brian dan William Roberts, film ini juga dibintangi oleh Saskia Chadwick, Kim Geba, dan Aruma Khadijah. Kehadiran aktor lintas budaya memperkuat nuansa internasional yang diusung film ini.

Pihak produksi menyebut bahwa Tolong Saya! (Dowajuseyo) dirancang untuk menghadirkan pengalaman horor yang berbeda, dengan pendekatan budaya yang lebih luas serta eksplorasi emosional para karakternya.

Film Tolong Saya! (Dowajuseyo) dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2026. Film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan horor-romansa yang menarik perhatian penonton di awal tahun.

Pengalaman Cinta Brian bermain film bersama adik kandungnya menghadirkan cerita menarik di balik layar. Meski sempat bersikap “egois” demi totalitas peran, hubungan kakak-adik tersebut justru dipenuhi dukungan dan inspirasi satu sama lain.

Lewat Tolong Saya! (Dowajuseyo), Cinta Brian kembali membuktikan keseriusannya sebagai aktor, sekaligus memperlihatkan sisi personal yang jarang tersorot publik.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Siapkan Skema Murur dan Tanazul Pascawukuf di Arafah
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Prabowo: Tugas Pemimpin Sederhana, Bekerja agar Si Miskin Bisa Tersenyum
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Menkeu Purbaya Warning Pejabat Pajak: Pantau Anak Buah atau Ikut Bertanggung Jawab
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Uang Orang Indonesia Rp 9,1 Triliun Dicuri
• 11 jam lalurealita.co
thumb
Potret Hujan-Longsor di Lokasi Wisata Sejumlah Warga Hilang
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.