Liputan6.com, Jakarta - Banjir setinggi sekitar 50 sampai 60 centimeter terpantau di sekitar Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026) akibat hujan deras yang mengguyur sejak semalam.
"Ketinggian genangan air di sekitaran Jembatan Gantung Jl. Daan Mogot Raya Jakarta Barat saat ini ± 50 - 60 cm," demikian seperti dikutip dari akun X TMC Polda Metro Jaya,
Advertisement
Pihak kepolisian pun meminta pengendara lalu lintas untuk menghindari jalan yang terendam banjir tersebut.
"Diimbau kepada masyarakat pengguna jalan dari arah Grogol dan Cengkareng untuk menghindari Jl. Daan Mogot Raya sekitaran Jembatan Gantung untuk terhindar dari kemacetan dan mogok mesin," demikian seperti dikutip.
Hingga saat ini, petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus kendaraan di sekitar area terdampak genangan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah yang mencakup Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami peningkatan intensitas hujan menjelang akhir Januari 2026.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa gangguan atmosfer yang terpantau saat ini memicu pertumbuhan awan konvektif secara signifikan. Kondisi ini dapat memicu potensi banjir, tanah longsor, dan gangguan pada sektor transportasi di wilayah terdampak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang akhir Januari ini. Dinamika atmosfer saat ini memang menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan Indonesia, namun dengan kesiapsiagaan yang baik dan terus memantau informasi resmi dari BMKG, kita dapat meminimalisir risiko bencana” kata Faisal dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).


