Diler 3S Neta Auto di Indonesia Lenyap, Penjualan Dihentikan?

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Jaringan diler Neta Auto di Indonesia pada 2026 jumlahnya disinyalir semakin sedikit. Ini terlihat dari beberapa cabang mereka seperti di Kelapa Gading, Tebet, dan yang terbaru di Bekasi telah tutup atau bahkan kini dihuni oleh merek baru lainnya.

Diakui Head of Marketing PT Neta Auto Indonesia, Irvan Mustafa menjelaskan bahwa seluruh diler 3S (Sales, Service, Spareparts) Neta telah hiatus. Kini pabrikan menggandeng rekanan pihak ke-3 untuk melayani kebutuhan kendaraan pemilik.

"Kalau berbicara 3S (bengkel resmi) boleh dibilang secara official memang sudah tidak ada. Makanya kami bekerja sama dengan Otoklix yang punya jaringan bengkel tersebar di Indonesia dan ada juga yang lainnya di Tangerang," buka Irvan kepada kumparan, Kamis (22/1).

Selain memanfaatkan jaringan bengkel milik Otoklix di seluruh penjuru nusantara, Neta juga bekerja sama dengan bengkel ANMA Mobil di Kota Tangerang. Pabrikan menyebut akan ada daftar bengkel lainnya untuk memperluas jangkauan konsumen mereka.

Lantas, absennya kehadiran diler resmi mereka membuat penjualan kendaraan baru Neta ikut terhenti? Irvan menyampaikan masyarakat yang tetap berminat untuk melakukan pembelian dapat menghubungi langsung kontak layanan perusahaan.

"Untuk pemesanan retail itu bisa menghubungi langsung ke kami. Nanti kami akan bantu mencari stok yang masih tersedia dari mitra diler kami sebelumnya dan mereka akan diarahkan untuk menghubungi calon pembeli," terangnya.

Sementara terkait produksi Neta yang sudah dilakukan di dalam negeri, Irvan bilang untuk saat ini pihaknya akan menetapkan sistem by order alias dibuat jika ada permintaan. Perusahaan masih menggandeng PT Handal Indonesia Motor (HIM) sebagai mitra.

"Karena memang dari China (Hozon Auto) sendiri masih percaya (aktivitas bisnis) kita tetap bisa lanjut. Karena memang kita salah satu yang memproduksi model versi setir kanan mereka di global," paparnya.

Lewat pernyataan resmi NAI di media sosial, pabrikan menjelaskan secara rinci rencana aktivitas bisnisnya di Indonesia untuk 2026. Dikatakan proses restrukturisasi Hozon Auto di China berjalan lancar dan tertib, sehingga prosesnya diharapkan rampung pada pertengahan tahun ini.

"Neta Indonesia akan melayani pemilik mobil Indonesia dengan tampilan baru. Kami mungkin melakukan beberapa penyesuaian pada jaringan diler dan lini produk kami pada 2026, kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan," tulis keterangan perusahaan.

Tidak hanya di Indonesia, dampak restrukturisasi perusahaan rintisan yang berdiri sejak 10 tahun lalu itu membuat aktivitas bisnis di negara lainnya seperti Thailand hingga Afrika Selatan mengalami hal serupa di dalam negeri.

"Mengenai suku cadang dan kebijakan garansi, Neta Indonesia dengan ini berjanji bahwa kami memiliki stok suku cadang yang cukup dan tidak akan melakukan penyesuaian serta akan terus memenuhi semua kebijakan garansi. Mohon jangan khawatir," tulis Neta Auto.

Bila menilik laman resminya, Neta Auto terakhir kali memiliki 11 jaringan diler resmi di Indonesia. Kelapa Gading jadi yang pertama, kemudian ekspansi hingga ke daerah lain di Jakarta, Bandung, Bekasi, Yogyakarta, Medan, Makassar, Lombok, dan Manado.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Partai Gerakan Rakyat Hadapi Jalan Terjal, Usung Anies Baswedan di Pilpres 2029
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Produsen Baterai AS Alihkan Rantai Pasok dari Tiongkok ke Korea Selatan, Pakar Beri Penjelasan
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Unilever (UNVR) Bakal Gelar RUPSLB, Angkat Direktur Baru
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Pusri Pastikan Stok Pupuk Pusri Awal Tahun Aman Sesuai Ketentuan
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Pramono Anung Tegaskan Normalisasi Sungai Tetap Berlanjut Meski tak Populer
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.