Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan normalisasi Kali Cakung Lama setelah menemukan adanya penyempitan alur sungai yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta Utara. Normalisasi tersebut akan menjadi program prioritas Pemprov DKI.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan Kali Cakung Lama mengalami bottleneck sebelum aliran air menuju laut. Kondisi itu berdampak pada banjir di sejumlah kawasan, seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, dan Pegangsaan Dua.
“Saya melihat mengecek secara langsung, memang di Kali Cakung Lama ini terjadi bottleneck. Dan ini menyebabkan beberapa daerah kemudian banjir,” kata dia pada wartawan usai peninjauan pada Jumat (23/1).
Pramono menyebutkan, normalisasi akan dilakukan sepanjang sekitar dua kilometer. Ia telah memberikan persetujuan langsung dan meminta agar pembahasan teknis segera dilakukan.
“Tadi saya sudah meminta kepada Bu Ika (Kadis SDA DKI) untuk segera dilakukan normalisasi. Dan mungkin sampai sekitar 2 kilometer. Ini menjadi program prioritas,” ujarnya.
Menurut Pramono, selama ini normalisasi tidak berjalan karena sebagian warga masih keberatan. Tapi, kondisi banjir yang berulang, terutama dalam 2 pekan terakhir, membuat sebagian besar masyarakat kini bersedia.
“Saya tanya langsung kepada penduduk dulu kenapa tidak dilakukan karena memang sebagian pasti masih keberatan. Tapi sekarang ini sebagian besar masyarakat sudah bersedia untuk dilakukan normalisasi,” tutur Pram.
“Karena memang beberapa sungai itu lebarnya tinggal 2 meter. Padahal awalnya di sini ini sekitar 15 sampai 20 meter,” tambah dia.
Pramono menegaskan, normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan dapat mengurangi dampak banjir di wilayah Kelapa Gading dan sekitarnya. Ia menyebutkan, rapat persiapan akan digelar mulai pekan depan.
“Tadi saya sudah memberikan persetujuan secara langsung dan langsung minggu depan kita rapatkan untuk kita lakukan normalisasi di sungai ini supaya Kelapa Gading dan sebagainya tidak berdampak seperti sekarang ini,” tutupnya.





