Dua Kandidat Kuat MSCI Februari BUMI-PTRO Kembali Tumbang

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Tekanan jual kembali membayangi dua saham konglomerasi yang diperkirakan masuk indeks global MSCI Standard Cap pada rebalancing Februari mendatang.

Dua Kandidat Kuat MSCI Februari BUMI-PTRO Kembali Tumbang. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Tekanan jual kembali membayangi dua saham konglomerasi yang diperkirakan masuk indeks global MSCI Standard Cap pada rebalancing Februari mendatang pada perdagangan Jumat (23/1/2026).

Keduanya adalah emiten batu bara milik Grup Bakrie-Grup Salim, yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), serta PT Petrosea Tbk (PTRO) yang berada di bawah naungan Grup Barito milik Prajogo Pangestu.

Baca Juga:
Bursa Asia Naik Terbatas, Pasar Menanti Keputusan BOJ

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BUMI turun 1,72 persen ke Rp342 per unit usai jatuh 9,84 persen kemarin. Dalam sepekan, saham BUMI tergerus 16,59 persen.

Serupa, saham PTRO tergelincir ambles 12,99 persen menjadi Rp9.375 per unit, memperpanjang tren pelemahan menjadi lima hari berturut-turut. Praktis, saham PTRO jatuh 27,52 persen secara mingguan.

Baca Juga:
IHSG Jelang Akhir Pekan Dibuka Rebound ke 9.031

Sebelumnya, pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan bahwa tekanan pada sejumlah saham tidak semata-mata bersifat teknikal.

“Perlu ditekankan bahwa pada 30 Januari 2026 akan ada pengumuman terhadap metode perhitungan free float (FF) oleh MSCI yang akan diimplementasikan secara bertahap hingga Mei 2026,” demikian Michael menjelaskan, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga:
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Naik ke Rp2.880.000 per Gram

Ia menambahkan, faktor tersebut dapat menjadi sentimen tambahan di luar dinamika pergerakan harga yang sudah terjadi sebelumnya.

Sebelumnya, Indo Premier menempatkan BUMI sebagai kandidat dengan probabilitas tertinggi untuk masuk MSCI Standard Cap, disusul oleh PTRO. Saat ini, kedua saham tersebut telah tercatat sebagai konstituen MSCI IMI (Investable Market Index) dan MSCI Small Cap Index.

Pandangan serupa juga disampaikan Trimegah Sekuritas, yang menjagokan BUMI dan PTRO dalam rebalancing MSCI terdekat.

Sementara itu, CLSA Sekuritas memprediksi komposisi MSCI Indonesia Standard Cap akan diisi oleh BUMI dan PT MD Entertainment Tbk (FILM).

Pada 27 Oktober 2025, MSCI mengumumkan pihaknya menjajaki penggunaan laporan Monthly Holding Composition milik Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam menghitung porsi free float saham emiten Indonesia.

Rencana tersebut kemudian dilakukan dengan mempertimbangkan masukan dari para pelaku pasar.

Pengumuman MSCI tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar bahwa perubahan metodologi dapat menurunkan bobot sejumlah saham berkapitalisasi besar dalam indeks MSCI.

Mengutip penjelasan Stockbit Sekuritas, selama ini Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya mewajibkan emiten melaporkan pemegang saham dengan kepemilikan minimal 5 persen.

Sementara itu, data KSEI mencakup kepemilikan di bawah 5 persen serta klasifikasi pemegang saham, sehingga dinilai dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai struktur kepemilikan saham.

Dalam usulannya, MSCI berencana menentukan estimasi free float berdasarkan nilai terendah antara hasil perhitungan yang mengikuti metodologi MSCI dan estimasi yang menggunakan data KSEI.

Dalam estimasi berbasis KSEI, saham script serta kepemilikan oleh korporasi dan kategori ‘others’ (lokal maupun asing) akan diklasifikasikan sebagai non-free float.

Sebagai alternatif, MSCI mengusulkan estimasi free float berdasarkan data KSEI, yaitu dengan mengklasifikasikan saham script dan kepemilikan 'korporasi' (tanpa menghitung ‘others’) sebagai non-free float.

MSCI telah menutup masukan dari publik pada 31 Desember 2025 dan akan mengumumkan hasil konsultasi sebelum 30 Januari 2026. Jika disetujui, perubahan metodologi tersebut akan diterapkan pada index review Mei 2026. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Sebut Pamarayan Serang Dilanda Banjir 4 Kali dalam Sebulan
• 1 jam laludetik.com
thumb
Dedi Mulyadi Ingin Terapkan Konsep Danantara, sang Gubernur Sentil BUMD Jabar yang Minim Keuntungan
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Persit KCK Koorcab Rem 044 Gelar Donor Darah dalam Peringatan HUT ke-80
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Uang Orang Indonesia Rp 9,1 Triliun Dicuri
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Drama FAM Memanas! AFC Tegaskan Pengunduran Diri Harus Diikuti Reformasi Total
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.