Jakarta, VIVA – Titik banjir Jakarta hari ini menjadi fokus para pengguna mobil dan motor, akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Kamis malam hingga Jumat pagi.
Bagi Anda yang hendak beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi, sangat penting untuk memantau perkembangan titik banjir Jakarta hari ini agar tidak terjebak kemacetan panjang atau mengalami risiko kendaraan mogok akibat nekat menerjang genangan.
Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Jumat, 23 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 125 RT dan 14 ruas jalan utama masih tergenang air dengan ketinggian bervariasi.
Memahami lokasi titik banjir Jakarta hari ini menjadi krusial bagi para pengguna jalan, mengingat beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan Daan Mogot KM 13 di Jakarta Barat tergenang hingga 60 cm, sementara Jalan Strategi Raya mencapai ketinggian 65 cm yang sulit dilalui kendaraan kecil.
- BeritaJakarta
Kondisi jalan di wilayah lain juga memerlukan kewaspadaan ekstra. Di Jakarta Selatan, akses Jalan Pulo Raya IV di wilayah Petogogan terpantau belum bisa dilalui secara normal, sedangkan di Jakarta Timur, genangan air masih menutupi Jalan Raya Cipinang Indah dan Jalan Kebon Pala II.
Sebaran titik banjir Jakarta hari ini juga meluas ke kawasan pemukiman akibat luapan sungai besar seperti Kali Angke dan Kali Pesanggrahan. Wilayah terparah tercatat di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, dengan ketinggian air yang mencapai 150 cm.
Di bagian wilayah lain, Jakarta Selatan menjadi area dengan jumlah RT terdampak paling banyak, yakni mencapai 55 RT, terutama di Kelurahan Petogogan, Cipulir, dan Pela Mampang.
Bagi warga yang tinggal atau akan melintasi kawasan Jakarta Timur, informasi mengenai titik banjir Jakarta hari ini di Cipinang Melayu dan Kampung Melayu juga perlu diperhatikan karena ketinggian air di sana dilaporkan masih berada di kisaran 100 cm. Sementara untuk wilayah Jakarta Utara, genangan terpantau masih bertahan di Kelurahan Kapuk Muara.
Pihak BPBD DKI Jakarta terus berupaya melakukan penyedotan air menggunakan pompa stasioner dan menyiagakan personel di lapangan untuk membantu mobilitas warga. Para pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan diri melintasi genangan yang tinggi demi menghindari kerusakan mesin atau water hammer.




