Banjir 55 Cm Genangi Pondok Karya Mampang, Kini Berangsur Surut

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kompleks Pondok Karya, Mampang, Jakarta Selatan banjir imbas hujan yang tak berhenti mengguyur Jakarta. Menurut keterangan petugas BPBD Jakarta Selatan, banjir menggenangi seluruh permukiman di kompleks ini.

Berdasarkan pantauan kumparan pada pukul 10.25 WIB pada Jumat (23/1), banjir mencapai ketinggian 30-55 cm atau sekitar paha kaki orang dewasa. Di lokasi terdapat berbagai petugas mulai dari pihak kepolisian, militer, BPBD Jakarta Selatan, hingga Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan. Terlihat juga terdapat perahu karet yang digunakan petugas untuk mobilitas warga setempat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan sempat terlihat di lokasi banjir setelah menyusuri Kompleks Pondok Karya menggunakan perahu karet. Ia mengatakan, ketinggian banjir saat ini mencapai 55 cm dan berangsur surut.

"Ketinggian air sudah berangsur surut atau turun. Sekarang saat ini sudah ada di ketinggian 55 cm. Dan mudah-mudahan tidak ditambah lagi dengan hujan, sehingga itu akan terus turun karena aliran air itu lancar, tidak tersumbat dan menggenang," ucap Putu kepada wartawan.

Di kesempatan yang sama, Putu juga menjelaskan, tak ada yang diungsikan sebab warga masih dapat bermukim di rumah masing-masing. Hal itu karena banjir sering terjadi di kompleks ini sehingga kebanyakan rumah warga memiliki bangunan yang tinggi.

"Untuk warga, sampai saat ini tidak ada yang di pengungsian. Semua masih berada di kediaman rumah masing-masing karena memang sudah langganan di sini, sehingga konstruksi rumah mereka juga sudah tinggi. Memang jalanan tergenang, tapi rumah tinggi," ujar Putu.

"Untuk korban juga nihil," tambahnya.

Sempat Banjir 1 Meter

Putu menerangkan banjir di kompleks ini sempat mencapai ketinggian 1 meter pada Kamis (22/1) malam.

"Maksimal itu tadi malam, 90 sampai 1 meter. Tapi tidak yang stuck menggenang gitu," ungkap Putu.

Oleh karena itu, menurut Putu, banyak stakeholder yang terlibat dalam penanganan banjir di titik ini.

"Oh ini banyak kita, dari Polda iya, Polres, Polsek, Pak Dandim, Pak Danramil semuanya. BPBD, Kehutanan ada, LH ada semua. Kita bahu-membahu," ucapnya.

Putu pun mengimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah dan menghubungi pihak yang bertugas bila ingin melakukan mobilitas ataupun jika terdapat situasi keamanan yang darurat.

"Imbauan pertama buang sampah, itu ditahan sampahnya. Kemudian untuk selama banjir ini bisa menghubungi kita pihak keamanan misalnya untuk keluar atau masuk. Kemudian keamanan dijaga masing-masing, di samping kita juga menjaga keamanannya. Standby 24 jam. Ya, kita ada posko. Kita ada posko di sana," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Shayne Pattynama Resmi Berseragam Persija, Targetkan Juara Bersama Macan Kemayoran
• 3 jam lalumerahputih.com
thumb
Strategi Siber Iran Lumpuhkan Starlink dalam Jebakan Intelijen
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Majalengka Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat, Pembangunan Dimulai Februari 2026
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Diperiksa KPK soal Korupsi Kuota Haji, Dito Ariotedjo: Waktu Itu Saya Mendampingi Bapak Presiden Jokowi
• 2 jam lalufajar.co.id
thumb
Cuaca Ekstrem di Jakarta, Pemprov Imbau Perusahaan Terapkan Kerja Fleksibel dan WFH
• 9 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.