Selama diterpa isu soal restrukturisasi perusahaan induknya Hozon Auto, PT Neta Auto Indonesia (NAI) menegaskan komitmen aktivitas bisnis di dalam negeri tetap berlanjut. Namun saat ini dengan sistem yang disesuaikan.
Head of Marketing PT Neta Auto Indonesia, Irvan Mustafa mengatakan saat ini perwakilan perusahaannya sedang berada di China untuk mengikuti perkembangan pemulihan struktur bisnis Hozon Auto di negara asalnya.
"Jadi untuk 2026 sendiri kalau kita berbicara soal keberadaan itu masih tetap akan ada di Indonesia. Jadi secara ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) kita masih ada dan saat ini kami tengah fokus benahi after sales," buka Irvan kepada kumparan, Kamis (22/1/2026).
Dirinya menambahkan, hal tersebut untuk menjaga keberlangsungan kepemilikan kendaraan konsumennya. Irvan tak menampik bahwa saat ini seluruh jaringan diler 3S (Sales, Service, Spareparts) Neta Auto di Tanah Air telah tiada.
"Kalau berbicara 3S (bengkel resmi) boleh dibilang secara official memang sudah tidak ada. Makanya kami bekerja sama dengan Otoklix yang punya jaringan bengkel tersebar di Indonesia dan ada juga yang lainnya di Tangerang," imbuhnya.
Tidak hanya di Indonesia, dampak restrukturisasi perusahaan rintisan yang berdiri sejak 10 tahun lalu itu membuat aktivitas bisnis di negara lainnya seperti Thailand hingga Afrika Selatan mengalami hal serupa di dalam negeri.
"Masih dalam tahap diskusi lebih lanjut di masing-masing region karena terkait juga ke negara-negara lain. Sehingga kita masih menunggu arah resmi terkait produk, penjualan, dan sebagainya dari China," tandas Irvan.
Lewat pernyataan resmi NAI di media sosial, pabrikan menjelaskan secara rinci rencana aktivitas bisnisnya di Indonesia untuk 2026. Dikatakan proses restrukturisasi Hozon Auto di China berjalan lancar dan tertib, sehingga prosesnya diharapkan rampung pada pertengahan tahun ini.
"Neta Indonesia akan melayani pemilik mobil Indonesia dengan tampilan baru. Kami mungkin melakukan beberapa penyesuaian pada jaringan diler dan lini produk kami pada 2026, kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan," tulis keterangan perusahaan.
Selain memanfaatkan jaringan bengkel milik Otoklix di seluruh penjuru nusantara, Neta juga bekerja sama dengan bengkel ANMA Mobil di Kota Tangerang. Pabrikan menyebut akan ada daftar bengkel lainnya untuk memperluas jangkauan konsumen mereka.
"Mengenai suku cadang dan kebijakan garansi, Neta Indonesia dengan ini berjanji bahwa kami memiliki stok suku cadang yang cukup dan tidak akan melakukan penyesuaian serta akan terus memenuhi semua kebijakan garansi. Mohon jangan khawatir," terang Neta Auto.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F23%2F76e2767cf13c6093b803954542e2f807-cropped_image.jpg)



