FAJAR, PANGKEP- Di tengah medan terjal dan sulit dijangkau di kawasan Gunung Bulusaraung, Agam Rinjani turut ambil bagian dalam proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500, bersama tim dan relawan yang bahu-membahu mengevakuasi korban dari lokasi kejadian sejak Kamis kemarin.
Agam diketahui telah melakukan pendakian sejak Kamis lalu dan berada di Puncak Gunung Bulusaraung untuk membantu langsung proses evakuasi. Dengan kondisi medan yang curam, proses pemindahan korban dilakukan secara gotong royong dan bertahap dari bawah menuju titik evakuasi.
“Kita turun ke bawah itu langsung disambut paket untuk meneruskan ke atas, untuk dievakuasi,” pungkasnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan akses membuat seluruh tim harus bekerja sama dengan sistem estafet agar evakuasi dapat berjalan lebih cepat dan aman. Menurutnya, kekompakan antaranggota menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan di medan pegunungan.
“Kita gotong royong untuk proses pencarian dan evakuasi,” imbuhnya.(fit)





