Terkini, Makassar – Jenazah Pramugari korban kecelakaan pesawat jatuh Indonesia Air Transport ATR 42-500, Esther Aprilita Pinarsinta B. Siantar, akan dimakamkan di TPU Gunung Gadung, Bogor Jawa Barat pada hari ini, Sabtu 24 Januari 2026.
Berdasarkan informasi dari salah satu anggota keluarga Esther menyebutkan bahwa saat ini, Pramugari Esther Aprilita Pinarsinta B Siantar sedang disemayamkan di Perumahan Rancamaya Aurora Residence Blok E2 No.Il V.
“Persemayaman dan ibadat doa pada Sabtu 24 Januari 2026 pukul 07:00 WIB. Pemakaman di TPU Gunung Gadung, Bogor,” katanya.
Info duka Esther Aprilita PinarsintaDiberitakan sebelumnya, jenazah Esther teridentifikasi setelah proses pencarian dan evakuasi.
Jenazah Esther ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis 22 Januari dan dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi.
Alhasil, tim DVI berhasil mengungkap identifitas korban Esther saat konferensi pers.
Usai pengungkapan hasil identifikasi, Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel kemudian menyerahkan jenazah pramugari Ester Aprilita ke keluarganya pada Jumat 23 Januari 2026.
Perempuan berusia 26 tahun itu telah diterbangkan pukul 21.05 Wita menggunakan maskapai Batik Air ID 6231.
Peti jenazah dengan nomor Postmortem (PM) 62B.04 dijaga sejumlah polisi dan petugas Avsec yang bertugas.
Pramugari Esther Aprilita PinarsintaSebelumnya, Kepala Pusat Identifikasi (Kapusident) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mashudi mengatakan, jenazah Ester Aprilita masih dalam kondisi utuh.
“Kondisinya masih bagus, sehingga tangan atau sidik jarinya masih bisa terbaca,” kata Brigjen Pol Mashudi.
Dari 10 manifes pesawat, sejauh ini tiga korban yang berhasil diidentifikasi ada tiga orang.
Mereka adalah pramugari pesawat Florencia Lolita Wibisono, penumpang dari KKP Deden Maulana dan crew atau pramugari Ester Aprilita.
Sebagai informasi juga, jenazah pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono alias Olen (33), akan dimakamkan di Tondano, Manado, Sulawesi Utara pada hari ini.


