Mengunjungi Pabrik BYD Zhengzhou di China, Satu Unit NEV Selesai Dalam 3 Hari

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kunjungan ke fasilitas produksi BYD di Zhengzhou, China, memberi gambaran utuh bagaimana sebuah kendaraan listrik lahir dari lembaran baja hingga siap diuji kualitasnya. Pabrik ini menjadi basis produksi terbesar BYD saat ini di China, sekaligus salah satu yang terpenting secara global karena seluruh proses utama dilakukan dalam satu kawasan industri terintegrasi.

Namun sebelum lebih jauh, BYD tidak mengizinkan peliputan foto maupun video karena alasan keamanan, etika tenaga kerja, dan sudah barang tentu perlindungan rahasia produksi serta kaitannya intellectual property. Perlu dipahami, ini lumrah untuk kunjungan industri.

Tahap pertama yang disaksikan adalah proses stamping, yakni pembentukan awal panel bodi kendaraan dari material baja. Di fasilitas ini, stamping dilakukan sepenuhnya oleh mesin dan robot, mulai dari pengangkatan material hingga proses pengepresan.

Manusia hanya terlibat pada tahap quality control awal setelah stamping, itupun untuk inspeksi visual lanjutan karena pemeriksaan detail sudah dilakukan oleh sistem mesin secara otomatis.

Kecepatan produksinya tergolong impresif. Dalam satu menit, mesin stamping dapat bekerja hingga 15 kali, membentuk berbagai panel bodi untuk sejumlah model. Kendaraan yang diproduksi di Zhengzhou meliputi Denza B5, Denza B8, Shark 6, serta beberapa model khusus pasar China seperti Song L, Song Pro, Seal, dan Zero 7. Seluruh model yang diproduksi di sini mengusung teknologi DM.

Area stamping menjadi salah satu titik dengan jumlah personel terbanyak, meski tetap didominasi mesin. Panel bodi yang telah lolos inspeksi awal kemudian disusun di rak khusus dan dikirim ke workshop berikutnya, namun tidak langsung masuk jalur produksi. Seluruh komponen terlebih dahulu disimpan di warehouse untuk memastikan alur distribusi antarlini tetap presisi dan terkontrol.

Menariknya, hampir seluruh proses produksi di pabrik Zhengzhou dilakukan di dalam ruangan. Konsep ini dirancang untuk mengurangi kebisingan, debu, serta risiko kesehatan bagi pekerja. Saat ini terdapat tiga lini produksi utama yang beroperasi, dengan sistem kontrol digital yang memantau jalur kiri dan kanan produksi secara real time, meminimalkan potensi kesalahan pengiriman komponen.

Memasuki area welding, dominasi teknologi semakin terasa. Sekitar 98 persen proses pengelasan dilakukan oleh robot arm, dengan total sekitar 1.300 robot yang bekerja berdampingan dengan 100–200 pekerja per shift. Seluruh proses welding menggunakan teknologi laser, memungkinkan pengelasan setiap bagian bodi dilakukan dengan presisi tinggi. Satu unit bodi dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 45 detik.

Seluruh hasil welding langsung dikirim oleh sistem otomatis ke jalur berikutnya tanpa intervensi manual. Jalur pengiriman komponen sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kesalahan distribusi antarbagian. Semua aktivitas dipantau secara digital, memastikan konsistensi kualitas sebelum bodi masuk ke tahap assembly.

Setelah welding, kendaraan masuk ke proses panel assembly yang mencakup painting, trim interior, hingga final assembly. Di tahap ini, bodi kendaraan lebih dulu dicat, kemudian masuk ke stasiun trim dan interior. Setelah itu kendaraan dipasangkan dengan baterai pack, sistem pengereman, hingga unit penggerak, sebelum akhirnya dipasangi pintu, ban, dan tempat duduk di lini final.

Tahap akhir adalah inspeksi dan pengujian kualitas. Pemeriksaan dilakukan secara statis maupun fungsional, seperti pengecekan sistem audio, pengisian daya, dan komponen kelistrikan lainnya. Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhkan dari proses stamping hingga satu unit kendaraan selesai adalah sekitar 72 jam, atau tiga hari.

Pabrik BYD Zhengzhou mulai beroperasi sejak September 2021 dan hanya membutuhkan waktu 17 bulan hingga kendaraan pertama diproduksi. Kapasitas awalnya mencapai 200 ribu unit per tahun. Pada 2024, kapasitas produksinya meningkat menjadi lebih dari 550 ribu unit per tahun, menjadikannya salah satu dari delapan basis produksi utama BYD dan yang terbesar di China.

Tak hanya merakit kendaraan, kawasan industri Zhengzhou juga mencakup empat area utama, yakni pabrik kendaraan, fasilitas komponen dan parts, pabrik baterai, serta produksi material baru. Di sini pula BYD memproduksi komponen krusial seperti motor controller, charging system, hingga mesin, menjadikan Zhengzhou sebagai tulang punggung produksi kendaraan energi baru BYD saat ini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wakil Ketua MPR: Pemenuhan Gizi Amanat Konstitusi
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update! Longsor di Cisarua Bandung Barat, 82 Orang Diduga Tertimbun 
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Dukung Konsep Pembangunan Hunian Nasional, Lokasi Ini Bisa Jadi Referensi Rumah Layak Huni
• 52 menit lalutvonenews.com
thumb
Sadis! Ayah dan Anak di NTT Tembak Kepala Kera, Polisi Tangkap Pelaku
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Serapan Rusun Subsidi Hanya Tiga Unit di 2025, Maruarar Siapkan Meikarta untuk MBR
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.