Dua buruh proyek berinisial SH (laki-laki, 24 tahun) dan FH (laki-laki, 14 tahun) tewas dalam insiden longsornya tebing proyek penataan jalan di Desa Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (23/1).
Insiden ini bermula saat sejumlah buruh proyek melakukan penataan jalan di sekitar tebing, pada pukul 10.30 WITA. Tak berselang lama, tebing longsor.
Sebanyak empat buruh proyek tertimbun material tebing. Mereka adalah SH, FH, MW (laki-laki, 19 tahun), dan JS (laki-laki, 48 tahun).
Para buruh proyek lainnya kemudian menolong para korban. FH, MW dan JS berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Sementara SH ditemukan tewas tertimpa longsor pada pukul 15.00 WITA. Selain itu, FH yang mengalami luka berdarah pada telinga, luka memar pada wajah dan dada meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan MW dan JS mengalami luka lecet pada tubuhnya.
Polisi SelidikiPolisi turun tangan mengusut kasus ini. Beberapa hal yang diselidiki adalah status proyek milik pemerintah atau swasta, penataan jalan diperuntukkan bagi akses umum atau usaha.
Penerapan standar keselamatan kerja (K3) dan pengamanan teknis senderan tebing dalam pelaksanaan proyek.
"Terkait ada atau tidaknya unsur pidana, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut,"
"Apabila dari hasil penyelidikan ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum, maka akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra saat dihubungi, Sabtu (24/1).




