Angin kencang di Karangmalang, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY, pada Sabtu (24/1) menyebabkan pohon tumbang dan menimpa dua orang.
Korban tewas yakni kakek berinisial S (66 tahun) dan cucunya AB (laki-laki, 7 tahun). Alamat sesuai KTP, korban dari Balikpapan.
Insiden nahas itu terjadi saat sang kakek mengendarai motor dengan membonceng cucunya.
"Pohon tumbang menimpa pengendara motor. Korban jiwa dua orang. Korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.
Angin kencang yang terjadi di Sleman menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Selain di Depok, banyak laporan pohon tumbang di kapanewon lainnya.
"Berdasarkan hasil pantauan AWS Pakem kecepatan angin tercatat mencapai 35 km/ jam yang dipengaruhi oleh angin yang bergerak dari arah Barat Laut DIY di mana lapisan atas juga kuat anginnya, Pergerakan angin ini tidak disertai adanya potensi hujan, namun berdampak kerusakan di beberapa wilayah," katanya.
Berikut Data BPBD Sleman soal dampak angin kencang di Sleman:
Kapanewon Cangkringan: 13 pohon tumbang/patah, 1 tiang roboh, 1 atap rumah diterjang angin, hingga bambu menimpa rumah.
Kapanewon Pakem: 7 pohon tumbang/patah dan 6 atap rumah berterbangan atau rusak.
Kapanewon Ngemplak: 1 pohon tumbang
Kapanewon Sleman: 3 pohon tumbang
Kapanewon Tempel: 3 pohon tumbang
Kapanewon Turi: 8 pohon tumbang atau patah, 2 atap asbes rusak, 1 rumah genteng rusak, 1 tembok dan atap kandang rusak.




