Ancang-Ancang Adaro (AADI) Menuju 2060 RI Bebas Energi Fosil Batu Bara

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Komitmen pemerintah untuk meninggalkan energi fosil mulai 2060 menjadi patokan emiten batu bara agar bersiap sejak dini agar melakukan transformasi bisnis, tak terkecuali PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI).

Saat ini, perseroan masih mengandalkan batu bara sebagai lini bisnis utama sumber pundi-pundi pendapatan. Merujuk laporan keuangan Januari-September 2025, penjualan batu bara secara total mencapai US$3,45 miliar, atau sekitar 95% dari total penjualan US$3,61 miliar.

Adapun, AADI kini memiliki 6 entitas anak usaha di bidang pertambangan, terdiri dari PT Adaro Indonesia, PT Laskar Semesta Alam, PT Semesta Centramas, PT Paramitha Cipta Sarana, PT Mustika Indah Permai, dan perusahaan patungan bernama Kestral Coal Resources.

Direktur AADI sekaligus Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi mengatakan saat ini PT Adaro Indonesia tengah beroperasi berdasarkan kontrak perpanjangan 10 tahun pertama izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Sesuai mekanismenya, perseroan dapat kembali memperpanjang izin 10 tahun lagi sehingga akan habis di 2042.

Dalam jangka panjang, Priyadi mengatakan perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan sehingga mampu melakukan inovasi terus menerus menyesuaikan perkembangan industri.

"Jadi inilah yang kita kembangkan supaya nanti misalnya kontrak batu bara kita ini berakhir, kita sudah punya sumber daya manusia yang siap untuk dikembangkan, apakah di komoditas lain. Di 2060 kan di Indonesia energi fosil sudah ditiadakan. Jadi ini yang kita siapkan," ujarnya dalam forum Indonesia Weekend Miner by Indonesia Mining Summit di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga

  • Adaro Andalan (AADI) Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Harga Batu Bara
  • Arah Saham Adaro Andalan (AADI) 2026 di Tengah Volatilitas Batu Bara
  • Cadangan Batu Bara Tinggal 16 Tahun, Simak Rencana Adaro Andalan (AADI)

Adapun menilik segmen pendapatan AADI lainnya, penjualan segmen logistik sepanjang 9 bulan pertama 2025 berkontribusi sebesar US$139,84 juta, sementara segmen lain-lain sebesar US$9,73 juta. Segmen non-batu bara ini secara total mengalami peningkatan secara tahunan, sedangkan yang batu bara menurun sejalan dengan harga komoditas yang tertekan.

Priyadi bilang, AADI sebagai entitas induk berupaya mengintegrasikan lintas segmen bisnis untuk menjamin kepastian delivery kepada pelanggan dan efisiensi menjadi nilai perusahaan agar dapat bersaing dalam industri batu bara.

"Pelanggan [batu bara] kita itu terutama dari China dan India, dan mereka itu produsen batu bara. Sehingga kita harus bisa berkompetisi, kompetitif terhadap produksi mereka juga. Kalau tidak, mereka akan menggunakan produksinya sendiri. Ini lah kita pastikan bahwa supply chain kita efisien. Maka dari itu kita integrasikan mulai dari tambang sampai ke delivery pelanggan," tandasnya.

Menilik struktur perusahaan AADI, selain segmen bisnis pertambangan perseroan juga memiliki entitas bisnis di bidang logistik seperti PT Adaro Logistics sampai PT Barito Galangan Nusantara, kemudian di segmen bisnis pengelolaan air perseroan juga memiliki anak usaha PT Adaro Tirta Mandiri sampai PT Drupadi Tirta Intan, di segmen bisnis pengelolaan aset lahan ada anak usaha PT Adaro Persada Mandiri hingga PT Hutan Amanah Lestari, terakhir di segmen bisnis lainnya perseroan punya anak usaha Adaro International (Singapore) Pte. Ltd., dan PT Kaltara Power Indonesia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Produksi Emas dan Tembaga PT Freeport Anjlok Akibat Longsor Tambang Grasberg Block Cave
• 20 jam lalupantau.com
thumb
DPD RI Rapat Bersama Kemendes PDTT Bahas Program Green Village
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kecelakaan Gegara Puntung Rokok, Mahasiswa Uji Pasal UU LLAJ
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Dirjen Minerba Yakin Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Pengaruhi Penerimaan Negara
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pernyataan Berkelas Pelatih Korea Selatan Usai Disikat Vietnam di Piala Asia U-23
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.