JAKARTA, KOMPAS.TV - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengembalikan hak penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 yang semula direncanakan berlangsung di Solo, Jawa Tengah.
Dengan keputusan ini, Indonesia dipastikan tidak lagi menjadi tuan rumah ajang bergengsi level junior tersebut.
Sebelumnya, Indonesia telah ditetapkan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026.
Baca Juga: Hasil Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Lawan Sabar/Reza di Semifinal
Berdasarkan kalender resmi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dan laman turnamen, ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12–18 Oktober 2026, dengan status Indonesia sebagai host country.
Namun, untuk penentuan kota dan venue, BWF masih mencantumkan keterangan to be confirmed (TBC).
Dalam perkembangannya, PBSI sempat merencanakan Solo, Jawa Tengah, sebagai lokasi penyelenggaraan kejuaraan dunia junior tersebut.
Namun, melalui pernyataan resmi terbaru, Sabtu (24/1/2026), PBSI menyampaikan bahwa Indonesia memutuskan untuk mengembalikan hak tuan rumah kepada BWF.
PBSI menyatakan keputusan tersebut diambil setelah melalui serangkaian diskusi internal serta pertimbangan yang matang.
Organisasi induk bulutangkis nasional itu menilai terdapat kondisi yang tidak dapat dihindari sehingga persiapan sebagai tuan rumah tidak dapat dilanjutkan secara optimal.
“Dengan penyesalan yang mendalam, PBSI menyatakan bahwa akibat kondisi yang tidak dapat dihindari, Indonesia tidak dapat melanjutkan persiapan sebagai tuan rumah kejuaraan tersebut. Keputusan ini merupakan langkah yang sulit namun harus diambil secara bertanggung jawab,” demikian pernyataan resmi PBSI.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada
Sumber : PBSI
- PBSI
- Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026
- BWF World Junior Championships
- bulutangkis
- tuan rumah
- indonesia



