Angin Kencang Landa Malang, BMKG Ungkap Faktor Pemicu

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Timur menyatakan angin kencang yang melanda wilayah Malang dipicu sejumlah kondisi, mulai dari aktifnya angin monsun Asia hingga gangguan atmosfer.

“(Angin kencang) diakibatkan aktifnya angin monsun Asia, pola pertemuan angin (konvergensi), gangguan atmosfer equatorial Rossby, serta diprakirakan adanya gangguan gelombang Madden–Julian Oscillation (MJO) yang akan melintasi wilayah Jawa Timur,” kata forecaster Stasiun Klimatologi Jawa Timur Nur Faris, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga
  • Dinar Bertuliskan Tauhid dan Kalimat Islami, Benarkah Raja Inggris Offa Rex Masuk Islam?
  • Akankah Kejayaan Negara-Negara Barat Runtuh Sebagaimana Soviet: Prediksi Berulang?
  • Menkomdigi Perketat Registrasi Kartu Seluler, Ini Aturan Barunya

Selain itu, kondisi tersebut dipengaruhi suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan serta keadaan atmosfer yang labil. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan konvektif sehingga berpotensi menimbulkan hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Nur Faris menambahkan, saat ini juga terdapat tropical cyclone Luana yang sebelumnya terpantau sebagai bibit siklon 91S di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Fenomena tersebut mampu meningkatkan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Mengacu pada rilis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah di Jawa Timur dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang, banjir, puting beliung, tanah longsor, dan hujan es dalam rentang 21-30 Januari 2025.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tensi Tinggi Penduduk Indonesia, Remaja Juga Banyak yang Hipertensi
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Kim Jong-un Pecat Menterinya Saat Inspeksi Pabrik, Tindakan Keras sebelum Kongres Partai Buruh
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkot Bogor susun desain jalan tembusan IPB Dramaga
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Banjir Bandang Kembali Terjang Pemandian Guci Tegal, Pemkab Tetapkan Tanggap Darurat
• 45 menit lalurepublika.co.id
thumb
Setahun Trump, Utang AS Bertambah Rp38.000 Triliun
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.