BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun menyampaikan imbauannya pada masyarakat usai terjadinya bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026), yang menyebabkan puluhan korban jiwa.
"Jangan mendekati lokasi yang utama, karena ini sudah di-police line (garis polisi)," katanya dalam program Sapa Indonesia Malam KompasTV, Sabtu.
Ia juga mengimbau masyarakat agar mengantisipasi longsor susulan di tempat-tempat lain.
"Karena lokasi di wilayah Bandung Barat itu memang tanahnya gembur sekali dan di atasnya, tegakan-tegakannya itu rata-rata sudah enggak ada, pohon-pohon tegakannya itu sudah sedikit sehingga ini menimbulkan kerawanan-kerawanan terhadap bencana banjir maupun longsor," jelasnya.
Baca Juga: Longsor Bandung Barat Timbulkan Puluhan Korban Jiwa, Pemkab Tetapkan Status Darurat Bencana
Dalam kesempatan itu, ia mengungkap dari 10 korban meninggal dunia yang sudah ditemukan, sebagian sudah teridentifikasi dan sebagian belum.
"Yang 6 sudah teridentifikasi, 4 belum teridentifikasi," ungkapnya.
Ia mengatakan pencarian korban pada hari pertama sudah dihentikan pada Sabtu sore pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan esok hari, Minggu (25/1).
"Besok mulai pukul 07.00 (WIB), mulai apel, kemudian langsung melakukan pencarian yang dikoordinasi oleh Kansar Bandung," katanya.
Teten mengatakan pencarian korban besok belum akan menggunakan alat berat.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- longsor
- bandung barat
- bpbd jabar
- longsor cisarua
- korban jiwa
- pencarian korban




