Kronologi Keluarga di Cianjur Keracunan Jamur Liar, Ternyata Didapat Anak Korban dari Tempat Ini

grid.id
12 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Berita kronologi keluarga di Cianjur keracunan jamur liar gegerkan publik. Jamur tersebut pun didapat oleh anak korban sendiri.

Kepala Polsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim mengatakan, mengatakan korban ada empat orang. Yang ternyata satu keluarga asal Kampung Sukasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur.

Usai kejadian, semua korban langsung dilarikan ke rumah sakit, Rabu (21/1/2026) petang, karena diduga mengalami keracunan. Saat itu, korban mengalami gejala serupa berupa lemas, mual, dan muntah.

Setelah diusut, hal itu bermula dari salah satu anak korban yang pulang dari kebun dan membawa jamur liar.

"Anak korban pulang dari kebun dan membawa jamur liar. Lalu menanyakan kepada orangtuanya apakah bisa dikonsumsi, dan dikatakan aman," ujar Arip dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Sabtu (24/1/2026).

Setelahnya, jamur itu kemudian dimasak untuk dikonsumsi bersama oleh para korban. Namun, berselang setengah jam, salah satu korban mengalami gejala mual, disusul korban yang lain.

Total korban keracunan jamur liar itu pun ternyata berjumlah empat orang.

"Para korban kemudian dibawa ke puskesmas setempat, dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit," imbuh Arip.

Hingga pada akhirnya, satu korban berinisial WS (54) meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Humas Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur, Raya Sandi menyampaikan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Yakni pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 18.44 WIB, saat menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU). Sedangkan keluarga lainnya masih menjalani perawatan.

 

Sementara itu, terkait kronologi keluarga di Cianjur keracunan jamur liar, melansir dari Tribunnews.com, Raya mengatakan hingga saat ini masih ada dua pasien korban keracunan yang menjalani perawatan intensif oleh tim medis.

"Sedangkan satu pasien lainnya sudah dipulangkan karena kondisinya membaik," imbuh Raya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Bandang di Purbalingga Bawa Kayu Gelondongan, Satu Orang Tewas
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hino Klaim Produksi Kendaraan Niaga dengan TKDN Tinggi
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Revitalisasi 20 Sekolah di Purworejo, Mendikdasmen: Bangun Masa Depan Anak Bangsa
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
PSIM Vs Persebaya di BRI Super League: Jean-Paul van Gastel Ingatkan Ancaman Bajul Ijo
• 13 jam lalubola.com
thumb
KPK Tanya Eks Menpora Dito Ariotedjo soal Asal-usul Kuota Haji Tambahan
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.