Kejutan Bryan Ruiz Tumbangkan Raksasa Italia

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews-Recife, Costa Rica

Kemenangan bersejarah di Recife mengantarkan Costa Rica ke babak 18 besar sekaligus mengeliminasi Inggris.

Dalam salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia, Costa Rica berhasil menjungkirbalikkan prediksi dengan menundukkan juara dunia empat kali, Italia, melalui kemenangan tipis 1-0 di Arena de Pernambuco.

Gol tunggal kapten Bryan Ruiz di penggalan akhir babak pertama tidak hanya mengamankan tiket Costa Rica ke babak sistem gugur, tetapi juga memastikan tersingkirnya Inggris dari fase grup. 

momen Pirlo gagal memberikan umpan matang kepada Balotelli di menit ke 44 (Foto: FIFA)

Hasil ini menjadi bukti soliditas taktik Jorge Luis Pinto yang mampu meredam kreativitas maestro lini tengah Italia, Andrea Pirlo.

Dominasi Taktis di Balik Kekalahan Azzurri

Timnas Costa Rica saat Melakukan latihan jelang Piala Dunia (Foto: FIFA)

Sejak sepak mula, Italia yang diperkuat nama-nama besar seperti Gianluigi Buffon dan Mario Balotelli tampak kesulitan menembus garis pertahanan tinggi yang diterapkan Costa Rica. 

Perangkap offside yang disiplin menjadi momok bagi tim asuhan Cesare Prandelli, yang tercatat terjebak sebanyak 11 kali sepanjang pertandingan.

Meski Pirlo sempat memberikan umpan matang kepada Balotelli di pertengahan babak pertama, penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang tersebut terbuang percuma. 

Kegagalan itu dibayar mahal pada menit ke-44, saat umpan silang akurat Junior Diaz disambut dengan sundulan tajam oleh Bryan Ruiz yang membentur bagian bawah mistar sebelum melewati garis gawang.

Respon Para Pelatih

Pelatih Costa Rica, Jorge Luis Pinto (Foto: FIFA)

Pelatih Costa Rica, Jorge Luis Pinto, memuji kedisiplinan para pemainnya yang tetap tenang meski menghadapi tekanan besar dari tim bertabur bintang.

"Kami bermain melawan tim yang luar biasa dan kami sangat bangga. Pertahanan kami hari ini sangat sempurna. Tidak mudah menghadapi tim dengan kualitas seperti Italia. Rakyat Costa Rica layak mendapatkan ini," ujar Pinto dalam keterangan resminya kepada FIFA.

Di sisi lain, Cesare Prandelli mengakui keunggulan agresivitas lawan dan ketidakmampuan timnya dalam membongkar pertahanan lawan.

"Costa Rica bermain dengan semangat dan agresivitas yang lebih tinggi. Kami layak kalah. Mereka sangat cerdas dalam menutup setiap celah operan kami," kata Prandelli mengevaluasi performa skuadnya.

Warisan Sejarah di Recife

Bagi Bryan Ruiz, gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor, melainkan warisan emosional bagi negaranya. Dalam sebuah wawancara reflektif beberapa tahun setelah momen tersebut, Ruiz mengungkapkan dampak sosial dari kemenangan itu.

"Seorang sopir taksi pernah berkata kepada saya, 'Bryan, kamu membuatku menangis dengan golmu melawan Italia.' Di Costa Rica, orang-orang merasakannya dengan penuh gairah dan itu sulit untuk dilupakan. Ini adalah hadiah seumur hidup," tutur Ruiz.

Kemenangan ini menempatkan Costa Rica sebagai negara CONCACAF ketiga yang berhasil memenangkan dua laga pembuka di Piala Dunia, menyamai catatan Amerika Serikat (1930) dan Meksiko (2002). 

Hasil ini juga mengulang memori manis 24 tahun silam, saat mereka mengalahkan Swedia di Piala Dunia 1990 untuk pertama kalinya lolos dari fase grup.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Yayasan Sandiaga Uno Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Padang Pariaman
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kementerian PU Kebut Perbaikan Jalur Lintas Sumatera di Tapteng yang Terputus
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Kolaborasi Global Jadi Strategi Brand Lokal Perluas Pasar
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Jepang Bangun Kereta Tercepat di Dunia L0 Series, Jakarta-Surabaya Cuma Sejam
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Gempa 4,3 Magnitudo Guncang Bolaang Uki, Sulawesi Utara
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.