Trotoar Bak Gang Senggol di Sarinah Mulai Longgar, Jalur Pejalan Kaki Lebih Lega

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi trotoar di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, tepatnya di seberang kawasan Sarinah, mulai menunjukkan sedikit perbaikan.

Jalur pejalan kaki yang sebelumnya menyempit akibat proyek galian, kini tampak lebih longgar meski belum sepenuhnya ideal.

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Minggu (25/1/2026) menunjukkan pagar proyek berbentuk persegi panjang dengan logo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah digeser ke arah dalam area galian.

Baca juga: Sulit Jalan Kaki d Trotoar Survival, Warga Minta Proyek Saluran Limbah Cepat Rampung

Penyesuaian ini membuat ruang melintas yang sebelumnya hanya sekitar 60 sentimeter kini melebar hingga kurang lebih satu meter.

Tambahan ruang tersebut memungkinkan dua pejalan kaki berpapasan tanpa harus saling berhimpitan, berbeda dengan kondisi sebelumnya yang kerap dikeluhkan warga.

Meski demikian, pejalan kaki masih diminta berhati-hati saat melintas. Sepanjang pagar proyek terpasang spanduk peringatan berwarna oranye bertuliskan “Hati-hati! Kurangi Kecepatan Ada Pekerjaan Galian Pemasangan Pipa”.

Baca juga: Bina Marga Janji Penataan Trotoar Rasuna Said Rampung September 2026

Petunjuk visual juga disediakan agar pejalan kaki tetap berada di jalur aman dan tidak mendekati area konstruksi.

Salah satu pejalan kaki, Yaya (29), karyawan swasta yang hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut, mengaku kondisi trotoar kini terasa sedikit lebih nyaman dibandingkan sebelumnya.

“Sekarang sudah mendingan, enggak sesempit kemarin-kemarin. Dulu benar-benar harus nunggu orang lewat dulu baru bisa jalan. Kalau sekarang sudah bisa papasan, walau tetap harus pelan,” kata Yaya saat ditemui di lokasi.

Hal senada disampaikan Reza (46), warga Tanah Abang yang kerap berjalan kaki dari arah MH Thamrin menuju Pasar Tanah Abang.

Baca juga: Trotoar Rasuna Said Tak Ramah Pejalan Kaki

Ia menilai pelonggaran ini membantu, tetapi belum cukup untuk kawasan sepadat Sarinah.

“Kalau dibilang aman dan nyaman sih belum, ya. Ini kan kawasan ramai, apalagi akhir pekan. Harapannya proyeknya cepat selesai, jadi trotoar bisa balik normal lagi,” ujar Reza.

Warga berharap pengerjaan proyek strategis ini dapat segera dirampungkan agar fungsi trotoar kembali sepenuhnya bagi pejalan kaki.

Baca juga: Bak Ninja Warrior, Trotoar Rasuna Said Timur Jadi Rintangan Harian Menuju Kantor

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Proyek yang memakan sebagian badan trotoar ini diketahui bagian dari Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) atau proyek galian pipa air limbah CSDP Zone 1.

Namun, hingga berita ini ditayangkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta belum menjelaskan secara detail mengenai proyek tersebut.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Pesawat ATR 42-500: KKP Beri Kenaikan Pangkat Anumerta kepada ASN yang Meninggal
• 42 menit lalukompas.tv
thumb
Dinsos dan BPBD Kota Bandung Kirim Bantuan dan Asesmen Longsor di KBB
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Unik, Satu Pohon Durian di Banjarnegara Menghasilkan 15 Varietas Berbeda
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengamat nilai Indonesia perlu ubah dinamika di Dewan Perdamaian Gaza
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Foto: Upaya Pencarian Korban Longsor di Bandung Barat
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.