TABLOIDBINTANG.COM - Selebgram Lula Lahfah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1). Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan diwarnai suasana duka mendalam dari keluarga, sahabat, serta rekan-rekan sesama figur publik yang hadir untuk mengantar kepergian perempuan berusia 26 tahun tersebut.
Sejumlah influencer terlihat datang melayat dan mengikuti prosesi pemakaman, di antaranya Keanu, Fadil Jaidi, Dara Arafah, hingga Wendy Walters. Kekasih Lula, Reza Arap, juga tampak hadir dan berusaha tegar meski terlihat terpukul atas kepergian sang selebgram.
Pemakaman Lula dilakukan setelah pihak kepolisian memastikan bahwa keluarga menolak dilakukan visum terhadap jenazah. Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh orang tua Lula dan disertai surat pernyataan resmi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menjelaskan bahwa pihaknya menghormati keputusan keluarga karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau kejanggalan di lokasi kejadian.
"Keluarga juga menolak visum dan langsung buat surat bapaknya. Menolak untuk divisum. Menjaga privasi anaknya," ujar Iskandarsyah kepada wartawan saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1).
Meski visum tidak dilakukan, polisi tetap melakukan langkah awal dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Berdasarkan hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan hal mencurigakan.
"Kalau dari saksi sekuriti nggak ada yang mencurigakan, dari TKP juga nggak ada. Terus dari orang tua juga menolak ya berarti kita menghargai keputusan, kecuali ada yang mencurigakan," kata Iskandarsyah.
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1) sore di kamar apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Saat itu, Lula diketahui sedang dalam kondisi sakit. Asisten rumah tangga yang khawatir karena Lula tidak merespons panggilan kemudian meminta bantuan petugas keamanan. Setelah pintu dibuka, Lula ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur.
Kepolisian juga menemukan sejumlah obat-obatan serta dokumen rawat jalan dari Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) di lokasi kejadian. Hal tersebut diperkuat oleh keterangan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," ujar Murodih.



