Penulis: Harry R
TVRINews, Subang
Banjir yang melanda wilayah Pantura, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kian meluap. Ratusan rumah warga di lima dusun di Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciasem.
Meningkatnya debit air mendorong petugas gabungan untuk segera melakukan evakuasi terhadap warga yang masih bertahan di rumah mereka. Petugas mengantisipasi kemungkinan kenaikan permukaan air yang dapat menjebak warga di dalam hunian.
Kepala Desa Dukuh, Ade Godam, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Subang dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan Sungai Ciasem meluap karena tidak lagi mampu menampung volume air.
“Sekitar 600 rumah warga di lima dusun terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter,” ujar Ade Godam pada Minggu, 25 Januari 2026.
Kelima dusun yang terdampak meliputi Dusun Dukuh Hilir Timur, Dusun Dukuh Hilir Barat, Dusun Dukuh Tengah, Dusun Dukuh Girang Timur, dan Dusun Dukuh Girang Barat.
Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi akses jalan utama di kawasan Pantura Desa Dukuh yang mengakibatkan aktivitas masyarakat lumpuh total. Tak hanya itu, ratusan hektare area persawahan yang baru ditanami padi turut terendam.
Salah seorang warga, Anih, mengungkapkan bahwa air mulai memasuki rumahnya dan terus merangkak naik. Ia dan warga lainnya berharap banjir segera surut agar dapat kembali beraktivitas normal.
Pihak desa bersama petugas gabungan terus mengimbau masyarakat agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, mengingat potensi hujan susulan yang dapat memperparah kondisi banjir.
Editor: Redaktur TVRINews



