JAKARTA, KOMPAS.com - PDI-P menggelar perayaan Natal Nasional 2025 bersama korban bencana alam di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sebagai tindak lanjut instruksi ketua umum partai, Megawati Soekarnoputri.
Ketua Panitia Natal Nasional PDI-P Marinus Gea mengatakan, lokasi ini dipilih secara khusus karena menjadi salah satu wilayah yang cukup parah terdampak bencana banjir dan tanah longsor akhir November 2025 kemarin.
“Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar Natal Nasional dilaksanakan bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kita ingin hadir, merasakan apa yang mereka rasakan, dan berbagi pengharapan dan sukacita,” ujar Marinus dalam siaran pers PDI-P, Minggu (25/1/2025).
Baca juga: PDI-P Rotasi 15 Anggotanya di DPR, Ada Adian Napitupulu dan Rieke Diah Pitaloka
Marinus menerangkan bahwa perayaan Natal Nasional PDI-P tahun ini mengusung tema “Gotong Royong Dalam Kasih Allah”, dengan berbagai rangkaian kegiatan sosial.
Sejak Kamis (22/1/2026) hingga Minggu (25/1/2026), seluruh panitia mengunjungi sejumlah posko pengungsian di Kecamatan Tukka, Desa Hutanabolon, Badiri, hingga Sibolga untuk menyalurkan bantuan.
Adapun puncak perayaan digelar di gereja HKBP Hutanabolon, Kecamatan Tukka.
“Ini membuktikan kepedulian dan kehadiran PDI Perjuangan di tengah-tengah masyarakat, bahwa PDI Perjuangan mengusung prinsip menangis dan tertawa bersama rakyat. Kami dari panitia Natal Nasional PDIP berbagi kasih bersama rakyat,” kata Marinus.
Baca juga: DPR Terbuka Kaji Opsi E-Voting yang Diusulkan PDI-P
Dalam rangkaian perayaan Natal Nasional tersebut, lanjut Marinus, PDI-P juga melakukan prosesi potong tumpeng, dan mengajak masyarakat makan bersama sebagai bagian dari peringatan hari ulang tahun ke-79 Megawati.
Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menekankan bahwa kegiatan sosial tersebut mencerminkan kebersamaan PDI-P dengan masyarakat yang terdampak bencana.
“Kehadiran PDI Perjuangan sebagai bentuk semangat kebersamaan. Pada kesempatan ini akan dilakukan pembangunan 50 unit hunian sementara,” kata Masinton.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemerintah Diminta Kebut Bangun Huntara Korban Bencana Sumatera
Partai berlambang banteng itu sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan untuk rumah ibadah gereja dan masjid yang rusak, bedah rumah bagi keluarga terdampak bencana dengan kategori rusak ringan hingga berat serta santunan bagi keluarga korban jiwa.
Selain itu, PDI-P juga memberikan bantuan alat kebersihan, perlengkapan sekolah berupa seragam siswa dan guru, peralatan masak bagi pengungsi dan warga yang telah kembali ke rumah, hingga kegiatan trauma healing untuk pemulihan psikologis korban bencana.
Pelayanan kesehatan gratis turut diberikan melalui pengerahan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati milik PDI-P.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



