Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah

idxchannel.com
22 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan prevalensi stunting.

Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Gizi pada anak balita masih menjadi isu penting dalam kesehatan masyarakat di Indonesia. Stunting tidak hanya ditandai oleh terhambatnya pertumbuhan tinggi badan, tetapi juga menimbulkan konsekuensi jangka panjang terhadap kualitas hidup.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan prevalensi stunting, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Baca Juga:
Dorong Kemajuan Ekonomi Desa, BRI Raih Penghargaan pada Puncak Hari Desa Nasional 2026

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli dengan menyalurkan program bertajuk 'Cegah Stunting Itu Penting' di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya melalui kegiatan 'Cegah Stunting Itu Penting' yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia antara lain di Puskesmas Cilincing, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, serta Puskesmas Pangalengan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada 25 Januari.

Baca Juga:
Hadirkan Perbankan di Pegunungan Alor NTT, BRILink Agen Ini Raih Predikat Jawara Nasional

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, program BRI Peduli 'Cegah Stunting Itu Penting' merupakan bentuk dukungan BRI terhadap program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan angka prevalensi stunting, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development Goals/SDGs) Nomor 2 'Tanpa Kelaparan'.

Kegiatan ini meliputi pemberian paket nutrisi bergizi bagi anak stunting, paket makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, serta penyediaan antropometri kit guna mendukung pengukuran tumbuh kembang anak secara akurat di posyandu dan puskesmas. Setiap satu paket antropometri kit terdiri dari timbangan digital, timbangan bayi, infantometer, stadiometer dan tensimeter digital.

Baca Juga:
Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Keseluruhan program ini juga diperkuat dengan edukasi gizi dan pola asuh bagi orang tua, ibu hamil, serta remaja putri sebagai upaya pencegahan sejak dini. Hal ini menunjukkan program dilaksanakan dengan pendekatan menyeluruh, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memperkuat fondasi pencegahan stunting.

“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, pencegahan stunting tidak hanya diposisikan sebagai isu kesehatan semata, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Dhanny.

Baca Juga:
BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha, Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas

Dhanny juga menegaskan, upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung penurunan stunting secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup anak-anak sebagai aset penting bagi pembangunan di masa depan.

Secara umum sejak dijalankan pada 2022, program BRI Peduli Cegah Stunting Itu Penting telah menyasar 7.783 warga yang terdiri dari orang tua, balita, ibu hamil, remaja putri. Program ini juga telah menyalurkan bantuan 130 paket antropometri dan dilaksanakan di 49 posyandu/puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah seperti Jakarta, Padang, Yogyakarta, Denpasar, Malang, Makassar, Banjarmasin, dan Manado.

Di Puskesmas Cilincing misalnya, program Cegah Stunting Itu Penting menyasar para balita dan ibu hamil di wilayah tersebut. Cilincing merupakan salah satu kelurahan di Jakarta yang tercatat masih memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi (kategori medium), di mana terdapat 55 anak berisiko stunting yang berada dalam tahap pemulihan serta 150 anak berisiko stunting yang sedang dalam tahap penyuluhan.

Melalui program Cegah Stunting Itu Penting, BRI Peduli melakukan sejumlah kegiatan seperti sosialisasi pencegahan stunting, pemberian Paket Makanan Tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian antropometri kit. 

Pada kesempatan tersebut, Masliani Novaria selaku Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Cilincing mengungkapkan bahwa pelaksanaan program Cegah Stunting Itu Penting dari BRI Peduli merupakan wujud kolaborasi bersama dari berbagai instansi dan masyarakat untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Cilincing.

“Terima kasih kepada BRI Peduli atas dukungan dalam program Cegah Stunting Itu Penting di wilayah Kecamatan Cilincing dengan berbagai manfaat yang diberikan. Harapannya, semoga BRI terus dapat mendukung intervensi pencegahan stunting di Indonesia, karena penanganan pencegahan stunting ini tidak bisa hanya digaungkan dan dilaksanakan oleh sektor kesehatan saja, tetapi juga memerlukan kolaborasi multipihak dalam pelaksanaannya guna mendukung percepatan penurunan angka stunting,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Nabung Gak Cuma Untung, Bisa Juga Buntung: Simak Untung-Rugi Nabung di Bank
• 46 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Sebelum Meninggal, Lula Lahfah Sempat Jalani Operasi Batu Ginjal-Asam Lambung, Kenali Gejala Utama Batu Ginjal
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Lampu Kuning Perbankan di Persimpangan 2026
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Nilai Transaksi Saham di Malang Tumbuh 151,79%
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Jangan Terlalu Sering, Ini Jadwal Facial yang Disarankan oleh Dermatolog
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.