Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir akibat hujan deras pada Kamis, 22 Januari 2026, masih menggenangi sembilan rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Di Jakarta Timur terdapat delapan RT yang terdampak, masing-masing di Kelurahan Bidara Cina sebanyak empat RT dengan ketinggian air 20–30 cm, serta Kelurahan Kampung Melayu sebanyak empat RT dengan ketinggian air mencapai 65 cm.
Sementara itu, di Jakarta Utara tercatat satu RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian genangan sekitar 20 sentimeter.
BPBD juga mencatat jumlah pengungsi akibat banjir. Di Kelurahan Bidara Cina terdapat enam kepala keluarga (KK) atau 16 jiwa yang mengungsi, di Kelurahan Kampung Melayu sebanyak 13 KK atau 65 jiwa, di Kelurahan Rawa Buaya sebanyak 15 KK atau 58 jiwa, serta di Kelurahan Kapuk Muara sebanyak 42 KK atau 97 jiwa.
Untuk penanganan banjir, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat.
BPBD juga mengimbau masyarakat untun tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam non-stop.
Editor: Redaksi TVRINews





