Nggak Perlu ke Luar Negeri, Robot Bedah Da Vinci Xi Sudah Ada di Eka Hospital MT Haryono

herstory.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Beauty, seringkali kita tergoda melakukan pengobatan tingkat lanjut seperti operasi dan tindakan lainnya di luar negeri lantaran merasa di Indonesia kurangnya pengalaman dokter dan  alat yang canggih. Demi mewujudkan permintaan khalayak, Eka Hospital Group menghadirkan layanan kesehatan berkualitas internasional dengan meresmikan cabang ke-9 yang berlokasi di kawasan premium Jakarta, MT Haryono. 

Di Eka Hospital MT Haryono ini Beauty bisa mencoba langsung kecanggihan dari robot bedah Da Vinci Xi yang telah menjadi gold standard di berbagai rumah sakit terkemuka dunia tanpa perlu ke luar negeri. Lokasinya yang strategis menjadikan Eka Hospital MT Haryono sebagai rumah sakit modern dengan arsitektur istimewa, interior yang elegan didukung teknologi medis terkini, serta tenaga medis multidisiplin yang berpengalaman. 

Sebagai salah satu keunggulan utama, Eka Hospital MT Haryono dilengkapi dengan teknologi canggih Da Vinci Xi, yang memungkinkan dokter bedah melakukan tindakan

minimal invasif dengan tingkat presisi yang sangat tinggi. Teknologi ini memberikan visualisasi tiga dimensi berdefinisi tinggi, kontrol gerakan yang lebih stabil, serta fleksibilitas tindakan bedah pada berbagai prosedur kompleks. 

Penggunaan robot bedah Da Vinci Xi memberikan sejumlah manfaat bagi pasien, antara lain, sayatan lebih kecil, nyeri pasca operasi yang lebih minimal, risiko komplikasi yang lebih rendah serta pemulihan lebih cepat dan waktu rawat inap lebih singkat. 

Teknologi ini banyak digunakan secara global untuk berbagai tindakan bedah, termasuk bedah urologi, bedah digestif, bedah ginekologi, dan prosedur bedah kompleks lainnya. CEO Eka Hospital Group, drg. Rina Setiawati menyampaikan bahwa pembukaan cabang ke-9 ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya lengkap dan canggih, tapi juga mudah dijangkau oleh masyarakat. 

“Kehadiran robot bedah Da Vinci Xi di Eka Hospital MT Haryono mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan teknologi terkini yang menjadi gold standard di banyak rumah sakit global. Sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan setara internasional di dalam negeri,” ujar drg. Rina pada saat acara Grand Opening Eka Hospital MT Haryono, Jumat (23/1). 

Eka Hospital MT Haryono menghadirkan berbagai layanan unggulan (Center of Excellence) yang didukung fasilitas diagnostik modern, ruang perawatan yang nyaman, serta standar keselamatan pasien yang ketat. Rumah sakit ini juga menjadi bagian dari ekosistem Eka Hospital Group yang terintegrasi, memungkinkan kolaborasi lintas cabang dan lintas spesialis demi memberikan hasil klinis terbaik bagi pasien. 

Sementara itu Hospital Director Eka Hospital MT Haryono, dr. Sheirly Novan Indra, MARS menambahkan bahwa kehadiran rumah sakit ini akan memberikan nilai tambah bagi pasien dari sisi kualitas klinis dan kolaborasi antar spesialis. 

“Didukung teknologi medis terkini dan kolaborasi lintas disiplin, kami dapat memberikan penanganan yang lebih akurat, cepat, dan menyeluruh sesuai kebutuhan setiap pasien,”jelas dr. Sheirly. Dengan dibukanya cabang ke-9 ini, Eka Hospital Group semakin memperkuat posisinya

sebagai salah satu jaringan rumah sakit swasta terdepan di Indonesia, sekaligus mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan nasional. 

Ditambahkan Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, kehadiran rumah sakit yang memadukan teknologi medis terdepan berikut melibatkan pengelolaan para dokter, tenaga medis beserta seluruh staf pendukung berdedikasi dengan rekam jejak istimewa ini adalah keyakinan Sinar Mas bahwa layanan kesehatan yang berkualitas, humanis dan berkeadilan adalah hak dasar setiap insan. 

Selain itu, keberadaannya diharapkan dapat menjadi landasan menuju Indonesia yang sehat, produktif dan berdaya saing, sebagaimana dicita-citakan oleh Pemerintah Indonesia melalui visi Astacita menuju Indonesia Emas 2045.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
'Saya Terima Rp 1,8 Miliar', Pengakuan Pejabat Kemnaker Soal Duit Panas Sertifikat K3
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Proses Belajar Mengajar di 3 Provinsi Pascabencana Kembali Berjalan 100%
• 33 menit laludetik.com
thumb
Mensesneg Jelaskan Nasib 28 Perusahaan yang Izin Usahanya Dicabut
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Minta Pedagang Kripto Wajib Lapor Aset dan Transaksi Tahun Depan
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.