Mensesneg Jelaskan Nasib 28 Perusahaan yang Izin Usahanya Dicabut

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang melakukan pelanggaran hutan merupakan bagian dari langkah penataan dan penertiban kegiatan usaha yang dilakukan pemerintah.

Namun demikian, ia menekankan bahwa tidak semua aktivitas ekonomi di dalamnya otomatis dihentikan secara permanen. Pemerintah akan melakukan penilaian terhadap manfaat ekonomi yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut.

"Dan kalau pun ada isu ini nanti hanya akan berganti perusahaan, ya boleh kami sampaikan bahwa mungkin akan ada yang berhenti sama sekali, tidak kita lanjutkan kegiatan ekonominya," kata Pras di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan apabila suatu kegiatan ekonomi dinilai memberikan keuntungan strategis bagi negara, maka pemerintah tidak akan membiarkannya terbengkalai.

"Tetapi kalau ada kegiatan ekonomi yang kita anggap itu memberi keuntungan kepada bangsa dan negara memang dijalankan oleh perusahaan lain, yaitu adalah perusahaan negara," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, berbicara terkait nasib 28 perusahaan yang dicabut izinnya karena melanggar kawasan hutan di Sumatera.

Prasetyo mengakui, ada sejumlah perusahaan yang izinnya dinyatakan dicabut tetapi masih beroperasi.

"Dari proses pencabutan yang kemarin tentunya secara teknis akan ditindaklanjuti oleh kementerian-kementerian terkait. Bahwa masih ada beberapa atau mungkin ada yang masih beroperasi, itu tidak menjadi soal," ujar Prasetyo kepada wartawan, Kamis (22/1).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pergerakan Tanah Hantam Cikulur Banten, Belasan Rumah dan Mushalla Terancam Ambruk
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Terancam Tarif 100 Persen AS, Kanada Bantah Jajaki FTA dengan China
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
TNI AD Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Tapteng dan Tapsel
• 17 menit lalurctiplus.com
thumb
Kapolri: Hoegeng Awards dan Kompolnas Awards untuk Apresiasi Anggota
• 6 jam laludetik.com
thumb
Demi Daya Saing, Singapura Gelontorkan Rp13 Triliun untuk Riset AI
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.