ART Sempat Dengar Lula Lahfah Mengerang Kesakitan Sebelum Ditemukan Meninggal

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Polisi mengungkap detail kronologi sebelum jenazah selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa Lula Lahfah terakhir kali terlihat beraktivitas pada malam hari Kamis (22/1) sebelum kejadian.

"Pokoknya malam (Lula) pulang, sekitar jam 10 malam masuk kamar. Tidak ada kecurigaan apa pun saat itu karena almarhumah beraktivitas seperti biasa," kata Budi saat dihubungi wartawan, Senin (26/1).

ART Sempat Mendengar Suara Erangan dari Kamar Lula Lahfah

Berdasarkan keterangan awal, asisten rumah tangga (ART) Lula Lahfah mengaku sempat mendengar suara erangan dari dalam kamar Lula beberapa jam sebelum ia dinyatakan tutup usia.

Suara Lula ia dengar dari balik pintu kamar apartemen Lula yang terkunci rapat.

"Terus jam 2 dini hari, ART mendengar dia kayak kesakitan. ART mendengar dari luar kamar korban, kayak kesakitan, erangan," tutur Budi.

Kecurigaan sang ART semakin menguat pada pagi harinya, sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB.

ART mencoba mengetuk pintu kamar untuk membangunkan Lula, namun tidak ada respons sama sekali.

Karena terkunci dari dalam, ART tidak bisa berbuat banyak dan mulai merasa khawatir.

Budi menambahkan, ART tersebut sempat melaporkan kondisi ini kepada pihak keamanan apartemen karena merasa ada yang tidak beres.

"ART lapor ke sekuriti karena belum bisa ada yang memastikan. Di situ sampai siang (Lula) belum bangun juga. Sore akhirnya lapor ke sekuriti lagi minta ada keluarga atau orang dekat yang bisa menjamin kalau teknisi atau pihak apartemen mendobrak pintu kamar," ucap Budi.

Setelah itu, pintu kamar akhirnya dibuka paksa oleh teknisi apartemen sekitar pukul 17.50 WIB, dan Lula sudah ditemukan tidak bernyawa.

Berdasarkan pendalaman sementara, polisi menemukan riwayat penyakit yang cukup serius pada diri korban.

"Karena kan korban almarhum itu habis operasi batu ginjal ya, tanggalnya lagi dicek ke RSPI. Habis operasi batu ginjal, sama asam lambung akut," kata Budi.

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan yang menguatkan indikasi bahwa Lula tengah dalam masa pemulihan medis.

"Iya betul, obat yang ditemukan di lokasi itu termasuk obat rawat jalan batu ginjal dan lain-lain. Nanti pastinya kan itu ada surat konsultasi berobat ke dokter. Itu yang lagi didalami oleh pihak Polres Jaksel dan Polsek Kebayoran Baru," tutur Budi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian.

"Pemeriksaan luar dokter di Rumah Sakit Fatmawati tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," kata Budi.

Jenazah Lula telah dimakamkan pada Sabtu (24/1) di TPU Rawa Terate. Polres Metro Jaksel memanggil lima saksi untuk memberikan klarifikasi seputar kematian Lula pada Senin (26/1).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo serta Ahmad Khozinudin ke Polisi
• 41 menit lalukompas.tv
thumb
PAMA Buka Lowongan IT Services Group Leader hingga 31 Januari, Fresh Graduate Bisa Daftar
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Jangan Terlalu Sering, Ini Jadwal Facial yang Disarankan oleh Dermatolog
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Sejarah Baru MLBB, M8 World Championship Bakal Digelar di Istanbul, Turki
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Trauma Abah Ade, Kampungnya di Cisarua Lenyap di Depan Mata
• 41 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.