Pemerintah Matangkan Pembentukan Tim Penanganan Banjir Jawa

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah tengah mematangkan pembentukan tim penanganan banjir di Pulau Jawa. Prasetyo mengatakan pemerintah telah melakukan pertemuan informal untuk menyusun penanganan banjir tersebut.

"Secara informal pertemuan-pertemuan sudah. Jadi minggu malam juga kami sudah ada pertemuan awal, dan sebenarnya kan ini juga bukan sesuatu yang mulai dari nol ya," kata Prasetyo usai rapat bersama Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

"Karena ternyata juga di beberapa kementerian itu sudah ada rencana-rencana atau desain-desain untuk mencari penyelesaian secara terintegralistik lah, dari hulu ke hilir," sambungnya.

Baca juga: Mensesneg Jelaskan Nasib Pekerja di 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut

Prasetyo menegaskan penanganan banjir ke depannya akan dilakukan secara terintegralistik. Termasuk dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Prasetyo pun menyampaikan duka cita atas bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

"Termasuk kami juga sekali lagi turut berduka cita kembali terjadi longsor di Cisarua, Bandung Barat yang menyebabkan jatuh korban. Ini juga bagian dari yang kedepan kita diminta bagaimana mengantisipasi perubahan iklim, perubahan cuaca, termasuk mengedukasi kepada masyarakat, early warning system dari hulu sampai ke hilir," ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menyoroti dampak cuaca ekstrem terhadap layanan publik. Dia mengatakan terdapat 16 titik rawan genangan di jalur kereta api di Pulau Jawa yang kerap mengganggu operasional saat curah hujan tinggi.

"Termasuk beberapa yang itu menyebabkan terganggunya jalur kereta api. Jadi ada 16 titik di utara Jawa jalur kereta api yang setiap curah hujan tinggi dia akan tergenang dan mengganggu layanan masyarakat kita yang menggunakan transportasi kereta api. Jadi pengennya ini bisa terintegralistik gitu," jelasnya.

Prasetyo mengatakan ketua tim belum ditetapkan. Namun, pemerintah merencanakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk memimpin tim tersebut.

"Belum. Nanti rencananya Bappenas," tuturnya.




(rdp/rdp)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Saat Prabowo Telepon Menteri Wahyu Trenggono yang Sempat Pingsan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
• 19 jam lalumerahputih.com
thumb
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Israel Serang Hanggar dan Mobil di Lebanon, 2 Orang Tewas
• 10 jam laludetik.com
thumb
WHO Sesalkan Keputusan Amerika Serikat Tarik Diri, Begini Alasannya
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.