GenPI.co - Korea Selatan dan Italia sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang kecerdasan buatan (AI), antariksa, serta industri pertahanan.
Dilansir AFP, Minggu (25/1), kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan puncak bilateral di Seoul.
Kedua negara juga berjanji untuk menghadapi berbagai tantangan global bersama-sama.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menjamu Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni di kantornya.
Kunjungan ini menjadi lawatan pertama seorang pemimpin Italia ke Korea Selatan dalam hampir dua dekade terakhir.
Lee mengatakan kedua negara akan memperlebar cakupan kerja sama ke berbagai industri maju.
"Kami akan mengejar kerja sama yang saling melengkapi dengan memanfaatkan kekuatan masing-masing pihak," ujar Lee.
Lee juga berkomitmen untuk bekerja sama secara erat demi berkontribusi pada perdamaian global.
"Korea Selatan siap menjaga nilai-nilai universal perdamaian," ucapnya.
Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir muncul sebagai salah satu pengekspor senjata utama dunia.
Sejumlah negara di Eropa Tengah dan Timur telah menandatangani kesepakatan dengan produsen persenjataan Korea Selatan.
Sejak Perang Korea pada 1950-1953 berakhir dengan perjanjian gencatan senjata, Korea Selatan tetap berada dalam kondisi siaga tempur.
Kondisi tersebut memungkinkan Korea Selatan untuk mengekspor persenjataan ke negara-negara yang membutuhkan.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan perang di Ukraina menimbulkan risiko yang sangat serius terhadap keamanan Eropa.
"Kami akan terus mencari dan mengembangkan bentuk kerja sama baru di tingkat global," kata Meloni.
Dia menyebut Seoul sebagai salah satu mitra terpenting bagi negara anggota G7. (*)
Video seru hari ini:





