Puluhan Ribu Bantuan Pangan, Air Bersih Hingga Masjid Darurat Disalurkan ke Pengungsi Palestina

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ratusan ribu bantuan paket telah disalurkan Yayasan Harapan Amal Mulia ke warga Palestina yang menjadi korban Israel dan warga Indonesia yang terkena bencana tahun 2025. Bantuan diantaranya berbentuk pangan, air bersih hingga layanan kesehatan.

''Alhamdulillah sepanjang tahun 2025, Amal Mulia menyalurkan bantuan bagi 139.089 penerima manfaat di dalam negeri dan di Palestina," ucap  Direktur Yayasan Harapan Amal Mulia, Agis Muhsin, Senin (26/1/2026).

Ia menuturkan penyaluran bantuan kepada pengungsi Palestina dilakukan 38 tahap sejak konflik terjadi pada 7 Oktober tahun 2023. Bantuan berbentuk pangan, dapur darurat, masjid darurat, air bersih, tenda pengungsi, layanan kesehatan dan ambulans, serta bantuan Ramadhan dan kurban, winter aid, pembangunan sumur.

"Kami membangun masjid darurat di Gaza, Palestina pascagencatan senjata kemarin," kata dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Agis melanjutkan pihaknya juga telah mengirimkan 20 ton gandum dan paket sembako melalui jalur Mesir menuju Gaza. Bantuan disalurkan untuk mendukung ketahanan hidup masyarakat Palestina di tengah krisis berkepanjangan.

Di dalam negeri, pihaknya juga menyalurkan bantuan mulai dari membangun 14 masjid baru, renovasi 7 masjid hingga membangun 10 fasilitas air bersih. Bantuan disalurkan di wilayah tertinggal, terluar dan terdepan yang memiliki kualitas pembangunan rendah, infrastruktur minim dan akses yang sulit.

Beberapa masjid yang dibangun Amal Mulia antara lain Masjid Nur Rahman di Nusa Tenggara Timur, Masjid Riyadhul Hilmi di Jambi, Masjid Riyadul Falah di Jawa Barat, Masjid At-Taqwa di Jawa Barat, Masjid Al-Amin di Sulawesi Utara. "Masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat kehidupan umat yang berperan dalam penguatan spiritual, sosial, dan pendidikan," ungkap dia.

Pihaknya juga menyalurkan 950 kilogram beras dan 3.761 porsi makanan siap saji bagi masyarakat dhuafa. Serta memberikan bantuan paket sembako dan dapur umum di lokasi bencana di Sumatra dan Aceh.

Selain itu, Agis menambahkan yayasan resmi meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan periode 2023–2024 yang dilakukan oleh akuntan independen profesional.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lurah: Sampah Ditumpuk di Samping Kali Mookervart Agar Gampang Diangkut
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
WHO Sesalkan Keputusan Amerika Serikat Tarik Diri, Begini Alasannya
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Apa Maksud “Dakwaan Tidak Jelas” Seperti di Kasus Khariq Anhar?
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Purbaya Berharap Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI: Buat Kebijakan Moneter yang Kuat
• 16 menit lalutvonenews.com
thumb
Koreksi Saham ASII, ADRO, BBCA Tekan Indeks Bisnis-27 Dibuka Memerah
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.