Dalam rangka memperingati HUT ke-53 PDI Perjuangan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Yogyakarta bersama masyarakat melakukan gotong royong reresik Kali Code, Minggu (25/1). Kegiatan ini diikuti Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, bertujuan mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai dan bantaran daerah aliran sungai (DAS) Code.
Reresik Kali Code dilaksanakan sejak pagi, dimulai dari kawasan bantaran sungai di Cokrodirjan hingga ke jembatan Surokarsan. Sejumlah elemen terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari pengurus DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), Satgas Andhika Wiratama, Baguna, Ulu Ulu, relawan, hingga masyarakat sekitar.
Ganjar mengapresiasi kegiatan reresik sungai yang dilakukan secara rutin oleh DPC PDI Perjuangan Yogyakarta bersama warga. Menurutnya, persoalan sampah di sungai membutuhkan kerja bersama dan edukasi berkelanjutan.
“Saya senang dan mengapresiasi kerja bersama, gotong royong bersihkan Kali Code agar bebas sampah. Kita harus terus lakukan edukasi ke masyarakat agar tak sembarangan buang sampah,” kata Ganjar. Ia menekankan pentingnya ketekunan dalam menjaga kebersihan sungai dan pengelolaan sampah sejak dari rumah.
“Ngene iki lho bot-bote ngresik Kali Code, tapi ora oleh leren. (Begini lho beratnya bersihkan sungai, tak boleh berhenti karena kelelahan). Masyarakat harus diingatkan pentingnya kelola sampah sejak dari rumah,” tegasnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Eko Suwanto, menyebut reresik Kali Code juga menjadi bagian dari ajakan kepada masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar kader partai hadir di tengah persoalan lingkungan.
"Partai harus hadir di tengah masalah rakyat, bersihkan sungai Code bersama-sama. Ke depan, kita dorong penguatan sinergi Pemda se-DIY, BBWSO, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan sungai yang bersih dan asri. Dengan sungai yang bersih dan asri, tidak saja bermanfaat bagi masyarakat dan pariwisata, juga secara khusus untuk mencegah bencana banjir dan longsor di daerah aliran sungai," kata Eko.
Selain pembersihan sampah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk pemetaan potensi bencana di sepanjang aliran Kali Code. Eko menyebut langkah mitigasi perlu disiapkan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai elemen dalam reresik sungai. Wawan menilai, partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kebersihan sungai.
“Pemkot Yogyakarta sudah beri trash barrier di penggal Sungai Code, tapi tak ada artinya kalau tidak diikuti partisipasi masyarakat,” ujar Wawan. Ia turut mengingatkan pesan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap lestari.





