Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Dicky Usung Ekonomi Digital Demi Pecut Pertumbuhan

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono mengusung visi kekuatan ekonomi digital melalui penguatan kebijakan sistem pembayaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebagaimana dipaparkan dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

"Kami di Bank Indonesia mempunyai bauran kebijakan, yakni moneter dan makroprudensial ini tentunya berkaitan stabilitas. Namun, kalau kebijakan sistem pembayaran ini, kemampuan untuk mendorong growth ini besar," kata Dicky dalam uji kelayakan dan kepatutan di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 26 Januari 2026.

Dicky menawarkan tiga misi, salah satunya melalui penguatan infrastruktur dalam sistem pembayaran yang akan mendukung ekonomi keuangan digital, dengan membangun ekonomi nasional yang berdaya tahan dan efisien.

Misi kedua, mengembangkan ekosistem ekonomi keuangan digital yang terpercaya dan inovatif. Serta misi ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berdaulat.

Dicky mengibaratkan kekuatan data digital seperti 'minyak dan emas baru' yang harus terus dioptimalkan. Namun, ia mengingatkan terdapat tantangan yang tak kunjung selesai yakni ketersediaan talenta digital yang memadai.

Apabila Indonesia memiliki pusat inovasi digital dan para talenta dibekali dengan kemampuan-kemampuan terkini, Dicky memandang bahwa tantangan digitalisasi dapat terjawab. Hal ini selanjutnya dapat dihubungkan pada keterbukaan penciptaan lapangan kerja. "Job creation, digital talent pool, dan innovation hub menjawab kebutuhan industri," papar dia.
  Baca juga: Profil Dicky Kartikoyono, Kandidat Deputi Gubernur BI Nomor Urut Dua

(Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Eko Nordiansyah)
  Perkuat digitalisasi pemerintah daerah
Selain itu, Dicky juga menawarkan konsep penguatan digitalisasi pada pemerintah daerah yang diharapkan dapat membantu untuk mengoptimalkan baik dari sisi pendapatan atau penerimaan maupun pengeluaran.

Pada akhirnya, ia meyakini masa depan ekonomi digital Indonesia tidak hanya mengandalkan teknologi itu sendiri, melainkan juga tata kelola yang kuat, kolaborasi berkelanjutan, serta ketersediaan talenta digital.

"Kami yakini dengan visi-misi ini, ditambah upaya kita bersama dengan sinergi dan kolaborasi, pertumbuhan ekonomi delapan  persen di 2029-2030 adalah sebuah keniscayaan," jelas Dicky.

Diketahui, Dicky Kartikoyono saat ini menjabat sebagai Asisten Gubernur-Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI. Ia menjadi kandidat kedua yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon deputi gubernur BI untuk menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatannya pada 13 Januari 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ada Bencana, Operasi Kurangi Hujan Tinggi Digelar di Langit Jawa Barat
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tegas, Kapolri Jenderal Listyo Tolak Polri di Bawah Kementerian
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Ferdi Hasan Kenang Lucky Widja: Dua Tahun Terakhir Rutin Cuci Darah
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Pemerasan Kemenaker, Uang ”Haram” Dibagi Pakai Cara Kira-kira
• 7 jam lalukompas.id
thumb
Breaking News! Luwu Raya Kembali Bergolak
• 21 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.