Jalan Daan Mogot Macet Parah Senin Sore, Pengendara Masuk Busway

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat mengalami kemacetan parah, Senin (26/1/2026) sore.

Pantauan Kompas.com di lokasi, kemacetan terjadi di kedua arah, baik yang menuju ke Grogol maupun Kalideres.

Di jalur arah Grogol, laju kendaraan tersendat hingga hampir tak bergerak sejak persimpangan Cengkareng.

Baca juga: Banjir Daan Mogot Parah, Cengkareng Drain Tak Mampu Tampung Air

Pengendara pun diperbolehkan menggunakan lajur bus Transjakarta dan menyebabkan kemacetan juga mengular di busway tersebut.

Beberapa pengendara motor bahkan membuka paksa separator busway untuk beralih ke jalur umum.

Namun, kemacetan tersebut hanya berlangsung hingga area putaran balik di depan pabrik ABC.

Sementara, arus lalu lintas setelah melewati u-turn lancar tanpa ada hambatan.

Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni menyebut kemacetan pada sore ini terjadi akibat berlebihannya volume kendaraan yang melintas.

"(Kemacetan) karena volume kendaraan terlalu banyak, sementara jalanan kecil di area U-turn ABC," kata Yeni saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.

Petugas kepolisian sudah berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas.

Baca juga: Pelat Besinya Pernah Dicuri, Ini Penampakan JPO Sahabat di Daan Mogot Usai Diperbaiki

Polisi pun menerapkan rekayasa arus lalu lintas dengan menutup U-turn bagi kendaraan yang menuju ke arah Grogol.

"Sementara untuk kendaraan yang menuju ke Grogol kami luruskan hingga ke Pesing. Lalu lintas setelah U-turn sampai Pesing ramai lancar," ucap Yeni.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Yeni pun mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum dan mencari jalan alternatif untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan yang berujung kemacetan.

"Disarankan untuk menggunakan kendaraan umum agar tidak macet dan menggunakan jalur alternatif," tutur Yeni.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cuaca Makin Ekstrem, Bencana Alam Terus Menghantui Indonesia
• 10 jam laludetik.com
thumb
Kalah 0-3 dari Persebaya, PSIM Yogyakarta Turun Peringkat
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
WhatsApp Kalah, Warga RI Ramai-Ramai Download Aplikasi Tak Terkenal
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Basarnas Sebut Kendala Pencarian Korban Longsor Bukan Hanya Cuaca: Banyak Masyarakat Datang Menonton
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Menag Cerita Ada Warga di Daerah Bencana Mau Nikah, Minta Sarana Diperbaiki
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.