Jakarta (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI mencatat sebanyak 68 gerai memenuhi Teras Lenteng Agung atau Sentra Fauna, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Hingga saat ini, gerai kuliner yang sudah terisi berjumlah 51, sedangkan untuk sentra fauna sudah terisi kurang lebih 17 gerai," kata Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo di Teras Lenteng Agung Jakarta, Senin.
Ratu berharap jumlah gerai ini akan terus bertambah setiap harinya hingga seluruh area terisi penuh. Oleh karena itu, dia berkomitmen akan terus bekerja sama dengan Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan untuk terus menggerakkan roda perekonomian di Teras LA.
"Kami akan terus berkolaborasi dengan Pemkot dan Sudin PPKUKM Jakarta Selatan untuk meramaikan tempat ini," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan para pelaku UMKM yang diwajibkan berjualan sesuai ketentuan pemerintah mengingat masih banyaknya yang berjualan di trotoar maupun badan.
Baca juga: Pemkot Jaksel ajak ASN majukan UMKM di Sentra Fauna Lenteng Agung
Terlebih, pihaknya sudah memberikan fasilitas yang lengkap serta pemberian sewa gratis selama tiga bulan pertama. Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali demi kemajuan perekonomian UMKM di Jakarta.
Sentra Fauna atau Teras Lenteng Agung berdiri di atas lahan seluas 7.500 meter persegi. Dari luas tersebut, sekitar 2.000 meter persegi dialokasikan bagi pedagang yang sebelumnya menempati Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96.
Kios-kios di sentra fauna itu terbagi dalam tiga zona utama, yakni Zona A yang terdiri atas 22 kios kuliner, Zona C dan D sebanyak 74 kios pedagang burung dan pakan hewan serta Zona E untuk pedagang parsel dan kuliner sebanyak 29 kios.
Sementara Zona B yang diperuntukkan bagi amfiteater saat ini masih belum berproses.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengajak aparatur sipil negara (ASN) memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sentra Fauna Lenteng Agung atau Teras LA.
Baca juga: Pemkot Jaksel targetkan 30 pedagang umum berjualan di Sentra Fauna
Baca juga: Sentra Fauna Lenteng Agung jadi percontohan kota global di Jaksel
"Hingga saat ini, gerai kuliner yang sudah terisi berjumlah 51, sedangkan untuk sentra fauna sudah terisi kurang lebih 17 gerai," kata Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo di Teras Lenteng Agung Jakarta, Senin.
Ratu berharap jumlah gerai ini akan terus bertambah setiap harinya hingga seluruh area terisi penuh. Oleh karena itu, dia berkomitmen akan terus bekerja sama dengan Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan untuk terus menggerakkan roda perekonomian di Teras LA.
"Kami akan terus berkolaborasi dengan Pemkot dan Sudin PPKUKM Jakarta Selatan untuk meramaikan tempat ini," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan para pelaku UMKM yang diwajibkan berjualan sesuai ketentuan pemerintah mengingat masih banyaknya yang berjualan di trotoar maupun badan.
Baca juga: Pemkot Jaksel ajak ASN majukan UMKM di Sentra Fauna Lenteng Agung
Terlebih, pihaknya sudah memberikan fasilitas yang lengkap serta pemberian sewa gratis selama tiga bulan pertama. Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali demi kemajuan perekonomian UMKM di Jakarta.
Sentra Fauna atau Teras Lenteng Agung berdiri di atas lahan seluas 7.500 meter persegi. Dari luas tersebut, sekitar 2.000 meter persegi dialokasikan bagi pedagang yang sebelumnya menempati Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96.
Kios-kios di sentra fauna itu terbagi dalam tiga zona utama, yakni Zona A yang terdiri atas 22 kios kuliner, Zona C dan D sebanyak 74 kios pedagang burung dan pakan hewan serta Zona E untuk pedagang parsel dan kuliner sebanyak 29 kios.
Sementara Zona B yang diperuntukkan bagi amfiteater saat ini masih belum berproses.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengajak aparatur sipil negara (ASN) memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sentra Fauna Lenteng Agung atau Teras LA.
Baca juga: Pemkot Jaksel targetkan 30 pedagang umum berjualan di Sentra Fauna
Baca juga: Sentra Fauna Lenteng Agung jadi percontohan kota global di Jaksel



