FAJAR, JAKARTA — Nama Ricky Kambuaya kembali menghangat di bursa rumor Super League 2025/2026. Gelandang Timnas Indonesia itu sempat santer dikaitkan dengan Persija Jakarta, terlebih setelah Fajar Fathurrahman resmi bergabung dengan Macan Kemayoran. Namun, fakta terbaru di lapangan justru berkata lain.
Alih-alih mendekat ke Jakarta, Ricky Kambuaya tampil sebagai kapten Dewa United dan dipastikan turun menghadapi Arema FC pada laga pembuka putaran kedua Super League 2025/2026.
Duel Dewa United vs Arema FC akan digelar di Banten International Stadium, Senin (26/1/2026), dan menjadi ujian penting bagi kedua tim yang hanya terpaut satu poin di klasemen sementara. Arema FC berada di peringkat 10, sementara Dewa United tepat di bawahnya di posisi 11.
Kambuaya Jadi Simbol Kepercayaan Jan Olde Riekerink
Penunjukan Ricky Kambuaya sebagai kapten memberi sinyal kuat. Di tengah derasnya spekulasi transfer, Jan Olde Riekerink justru menempatkan Kambuaya sebagai pusat kepemimpinan tim.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, bahkan menilai Dewa United sebagai salah satu tim dengan komposisi paling solid musim ini.
“Posisi di klasemen tidak menggambarkan kualitas mereka. Dewa United punya kontrol permainan yang kuat, terutama di lini tengah,” ujar Marcos Santos jelang laga.
Dan kontrol itu bertumpu pada duet Ricky Kambuaya dan Alexis Messidoro, yang akan menjadi motor permainan tuan rumah. Di sisi sayap, kecepatan Taisei Marukawa dan pengalaman Stefano Lilipaly siap menjadi ancaman serius bagi pertahanan Singo Edan.
Arema Datang dengan Misi Mencuri Poin
Arema FC tak datang tanpa persiapan. Marcos Santos menyiapkan skema untuk meredam dominasi penguasaan bola Dewa United.
Lucas Henrique akan menjadi andalan di bawah mistar, dikawal barisan belakang yang dipimpin Johan Ahmat Farizi dan M. Anwar Rifai. Di lini depan, Arema mengandalkan ketajaman Dalberto Belo, Gabriel Silva, dan Roberto Filho untuk mencuri gol dari situasi transisi.
Rumor Persija Tak Pernah Benar-Benar Padam
Meski tampil penuh bersama Dewa United, rumor kepindahan Ricky Kambuaya ke Persija Jakarta belum sepenuhnya padam.
Spekulasi kembali mencuat setelah Kambuaya meninggalkan komentar di unggahan Instagram kapten Persija, Rizky Ridho, usai kemenangan Macan Kemayoran atas Madura United (2-0), Jumat malam (23/1/2026). Emoji jari telunjuk, api, dan simbol cinta langsung ditafsirkan beragam oleh Jakmania.
Situasi ini tak lepas dari kondisi Persija yang tengah krisis gelandang. Cedera menimpa sejumlah pemain kunci seperti Van Basty Sousa dan Hanif Sjahbandi. Bahkan Aditya Warman, opsi terakhir di lini tengah, juga harus ditarik keluar pada laga sebelumnya.
Persija sejatinya telah merekrut empat pemain anyar di paruh musim: Fajar Fathurrahman, Alaaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, dan Shayne Pattynama. Namun, kebutuhan gelandang berpengalaman masih terasa mendesak.
Nama Ivar Jenner sempat mengemuka, tetapi belum ada perkembangan konkret. Dalam situasi itulah, Ricky Kambuaya kembali masuk radar—bukan nama baru, melainkan target lama yang terus berulang.
Kapten Hari Ini, Rumor Esok Hari
Untuk saat ini, satu hal tak terbantahkan: Ricky Kambuaya adalah kapten Dewa United dan fokus menghadapi Arema FC.
Apakah itu berarti pintu ke Persija benar-benar tertutup? Belum tentu. Namun, setidaknya hingga peluit kick-off berbunyi di Banten International Stadium, Kambuaya memilih menjawab rumor bukan dengan kata-kata—melainkan dengan ban kapten di lengannya.





