Misbakhun Klaim Rupiah Menguat Usai Thomas Djiwandono Terpilih sebagai Deputi Gubernur BI

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun mengungkapkan terpilihnya Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) membuat rupiah menguat.

"Alhamdulillah hari ini rupiah menguat ke Rp 16.700 pada saat kita memutuskan Pak Thomas terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia," ujar Misbakhun kepada awak media usai rapat internal, di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin, 26 Januari 2026.

BACA JUGA:Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Harta Kekayaan Rp74 Miliar tanpa Utang

BACA JUGA:Jemaah Haji 2026 Bakal Santap Nasi Petani Sendiri, Kemenhaj Setop Impor Beras

Ia mempersilahkan BI untuk menggelar rapat usai Thomas sah menjadi Deputi Gubernur BI.

"Silakan rapat, kemudian fokuskan bagaimana program-program BI itu bisa tercapai, rupiahnya menguat, dan sebagainya," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun membeberkan pertimbangan Thomas Djiwandono bisa terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Menurutnya, Thomas merupakan figur yang bisa diterima oleh semua partai politik. Selain itu, Thomas juga dinilai lincah dalam mengambil sebuah keputusan.

BACA JUGA:Eggi Sudjana-Damai Lubis Laporkan Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin ke PMJ atas Pencemaran Nama Baik!

BACA JUGA:Komisi XI Soal Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI: Lincah dan Daya Terima Politik Jadi Kunci

"Pertimbangannya bahwa Bapak Thomas adalah figur yang bisa diterima oleh semua partai politik," kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senin, 26 Januari 2026.

"Figur Bapak Thomas tadi juga menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal sehingga memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi ke depan dan bagaimana membangun kelincahan, kelincahan dalam proses pengambilan keputusan," sambungnya.

Misbakhun menjelaskan saat ini isu yang kuat yaitu memperkuat kebijakan moneter dan fiskal.

BACA JUGA:Waduh, Pedagang Keluhkan Stok Thrifting Menipis Jelang Ramadhan

BACA JUGA:Dorong Ekonomi Lebih Inklusif, IES 2026 Jadi Wadah Bagi Pemerintah dan Pelaku Bisnis Mencari Solusi

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
K3 dan Zero Fatality: Standar Etos Kerja di Industri Berisiko Tinggi
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Capai 17 Orang, 6 Jenazah Masih Diidentifikasi
• 16 jam lalusuara.com
thumb
AHY Sebut komitmen Pemerintah Percepat Dekabornisasi Sektor Transportasi 
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Maju Pilpres 2029, Bukan Keputusan Pragmatis
• 30 menit lalujpnn.com
thumb
FLOQ Peduli: Dukung Organisasi Sosial dalam Misi Kemanusiaan di Indonesia
• 11 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.