Penyintas bencana Labuah Agam terbantu alat berat bersihkan rumah

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Lubuk Basung (ANTARA) - Sejumlah penyintas bencana di Labuah, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) sangat terbantu dengan alat berat yang diturunkan pemerintah untuk membersihkan material banjir bandang yang menimbun halaman rumahnya.

Material banjir bandang bebatuan tersebut menimbun hampir seluruh bagian luar rumah mereka, sehingga tidak bisa dilakukan pembersihan dengan manual.

Baca juga: Jembatan armco selesai, akses menuju Sungai Batang Agam kembali lancar

"Hampir seluruh bagian luar rumah kami ditimbun material bebatuan dampak banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025," kata salah seorang penyintas di Labuah Nifatul Fikri di Lubuk Basung, Senin.

Ia mengaku terbantu dengan adanya alat berat milik pemerintah tersebut untuk membersihkan material di halaman rumahnya semenjak 25-26 Januari 2026.

Sebelumnya, alat berat jenis ekskavator tersebut membersihkan material yang ada di dalam Sungai Batang Tumayo.

Untuk material lumpur dalam rumah telah dibersihkan bersama keluarga lainnya beberapa hari lalu.

"Lumpur di dalam rumah telah kami bersihkan beberapa hari, karena lumpur cukup tebal," katanya.

Ia mengakui banjir bandang melanda daerah itu mengakibatkan 19 unit rumah rusak berat di Labuh, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya akibat banjir bandang melanda daerah itu.

Banjir bandang juga mengakibatkan dua warga meninggal dunia tertimbun material.

Dengan kondisi itu, masyarakat mengungsi ke Kampuang Ujuang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau maupun rumah tetangga yang aman.

Baca juga: TNI selesaikan sembilan jembatan aramco-bailey di lokasi bencana Agam

Baca juga: Warga terdampak bencana Palembayan Agam terbantu air bersih dari TNI

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam Ofrizon menambahkan sebanyak 31 unit alat berat dikerahkan di Kecamatan Tanjung Raya 10 unit, Tilatang Kamang satu unit, Palembayan 10 unit dan Malalak 10 unit.

Alat berat itu untuk membersihkan material bebatuan sekitar pemukiman warga di kecamatan itu.

"Balai Wilayah Sungai V juga mengerahkan 13 alat berat dalam melakukan normalisasi sungai," katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Asmo Sulsel Tingkatkan Budaya Safety Riding bagi Sales Force Honda Sultra
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Thomas usul sinergi fiskal–moneter baru, bukan lagi "burden sharing"
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Komdigi terima 392.000 laporan situs judol dari situs aduankonten.id
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Panggil Bos Maktour Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Kecap, Di Manakah Titik Kritis Kehalalannya?
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.