Reza Arap Ada di Lokasi Saat Lula Lahfah ditemukan Meninggal, Polisi Buka Fakta Ini

grid.id
10 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kepolisian mengungkap fakta terbaru dalam kasus meninggalnya Lula Lahfah. Salah satu poin yang disorot adalah keberadaan Reza Arap di lokasi saat Lula ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di apartemen miliknya di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, (23/01/2026) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh sejak menerima laporan dari masyarakat.

“Kami melaksanakan olah TKP secara profesional dengan melibatkan stakeholder terkait yang ada di lokasi,” ujar Iskandarsyah saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (26/01/2026).

Dalam proses penyelidikan tersebut, polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari keterangan para saksi, polisi mendapatkan alur peristiwa sebelum Lula ditemukan meninggal.

“Sampai saat ini kami sudah mengklarifikasi enam saksi yang berada di TKP pada saat kejadian,” kata Iskandarsyah.

Selain saksi di lokasi, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Hal ini dilakukan setelah muncul keterangan bahwa almarhumah sempat memiliki riwayat gangguan kesehatan.

“Berdasarkan keterangan saksi, kami juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengklarifikasi kondisi kesehatan yang bersangkutan,” jelasnya.

Iskandarsyah mengungkapkan, dari enam saksi yang diperiksa, terdapat keterangan mengenai keberadaan pacar almarhumah di lokasi kejadian, yakni Reza Arap.

“Ada dugaan dari keterangan saksi bahwa pacarnya berada di TKP. Saudara RA kooperatif dan akan hadir untuk klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan,” ungkap Iskandarsyah.

Meski demikian, polisi menegaskan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal dan hasil observasi medis.

“Dari tanda-tanda visual dan pemeriksaan kedokteran, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,” ujarnya.

 

Atas dasar tersebut, kepolisian tidak melakukan autopsi terhadap jenazah Lula Lahfah. Keputusan ini juga mempertimbangkan permintaan dari pihak keluarga.

“Autopsi tidak dilaksanakan karena permintaan dari orang tua dan kami menghormati kondisi keluarga yang sedang berduka,” kata Iskandarsyah.

Polisi juga memastikan telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Namun, barang bukti tersebut belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses uji laboratorium forensik.

“Ada beberapa barang bukti yang kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan di labfor,” jelasnya.

Terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan penggunaan zat tertentu, kepolisian meminta publik untuk bersabar dan tidak berspekulasi.

“Sampai saat ini semuanya masih kami dalami. Kami mohon waktu agar penyidik bisa bekerja secara profesional,” tegas Iskandarsyah.

Ia juga mengimbau agar masyarakat dan media tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan asumsi negatif.

“Kami harap tidak ada misinformasi yang beredar sehingga menimbulkan perspektif yang keliru di masyarakat,” ucapnya.

Dalam penyelidikan ini, kepolisian menegaskan masih berada pada tahap awal untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

“Kami menggunakan pendekatan scientific investigation untuk memastikan fakta-fakta yang ada,” pungkas Iskandarsyah. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Pegadaian Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa! UBS Tembus Rp3 Juta per Gram
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Pimpinan DPR Ungkap Pilih Adies Kadir Jadi Hakim MK: Dia Profesor Hukum
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Hakim MK Kritik Banyak Gugatan KUHP Tumpang-tindih: Main-main Namanya!
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Bulog Langsung di Bawah Presiden, Core Wanti-wanti Rawan Politisasi
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Kepincut Rekrutan Gagal Inter Milan, Klub Liga Inggris Ini Resmi Ajukan Tawaran Pertama buat Nerazzurri
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.