MU Siapkan Rp4,8 Triliun untuk Datangkan Pengganti Casemiro, Ini Pemain yang Diburu!

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MANCHESTER – Revolusi besar-besaran kembali direncanakan Manchester United (MU) untuk bursa transfer musim panas 2026. Fokus utama Setan Merah kali ini berburu mendatangkan pemain pengganti Casemiro.

Tidak main-main, manajemen dikabarkan telah mengalokasikan anggaran fantastis. Sebesar 210 juta poundsterling atau setara dengan Rp4,8 triliun untuk mendaratkan dua gelandang kelas wahid sekaligus ke Old Trafford.

Langkah agresif ini diambil menyusul kepastian hengkangnya Casemiro pada akhir musim nanti. Kontrak gelandang veteran asal Brasil tersebut dipastikan tidak akan diperpanjang saat kedaluwarsa pada Juni 2026.

Kebutuhan akan tenaga baru semakin mendesak, mengingat performa Manuel Ugarte yang dinilai belum memenuhi ekspektasi, sehingga memicu rumor bahwa dirinya juga akan masuk dalam daftar jual.

Kondisi ini diperparah dengan ketidakpastian masa depan sang kapten, Bruno Fernandes. Kabarnya dia mulai tergoda oleh tawaran Bayern Munchen seiring dengan kepergian manajer Ruben Amorim.

Berdasarkan laporan jurnalis Nathan Salt, MU telah mengantongi tiga nama potensial yang akan ditebus dengan harga selangit.

Ketiga pemain tersebut adalah Adam Wharton (Crystal Palace), Elliot Anderson (Nottingham Forest), dan Carlos Baleba (Brighton and Hove Albion).

Manajemen MU dikabarkan lebih memprioritaskan pasangan Wharton dan Anderson. Selain faktor kualitas, status keduanya sebagai pemain nasional Inggris dianggap sangat menguntungkan.

Hal ini akan meminimalkan risiko absennya pemain akibat jadwal turnamen internasional seperti Piala Afrika, yang menjadi ganjalan utama dalam proses negosiasi Carlos Baleba.

Strategi Transfer MU

Langkah MU menyiapkan dana hampir Rp5 triliun untuk sektor gelandang memicu beberapa kemungkinan.

Ketertarikan kuat pada Wharton dan Anderson menunjukkan pergeseran kebijakan United untuk lebih mengutamakan talenta lokal Inggris.

Selain untuk memenuhi regulasi homegrown, pemain lokal biasanya memiliki proses adaptasi yang lebih cepat terhadap intensitas Premier League dibandingkan pemain dari liga luar.

Melepas Casemiro (usia senior) dan menggantinya dengan profil seperti Wharton atau Baleba adalah langkah regenerasi yang tepat.

MU tampak ingin membangun fondasi lini tengah yang bisa bertahan untuk 5-8 tahun ke depan, bukan sekadar solusi jangka pendek.

Sementara itu, pemecatan Ruben Amorim menciptakan lubang besar dalam struktur taktik tim. Menghabiskan Rp4,8 triliun saat posisi manajer permanen belum stabil adalah perjudian besar. Ada risiko pemain yang didatangkan tidak sesuai dengan skema manajer baru nantinya.

Label harga di atas 80 juta pounds untuk pemain seperti Elliot Anderson menunjukkan betapa liarnya inflasi harga pemain di internal Premier League. MU harus berhati-hati agar tidak kembali terjebak dalam kasus “overpriced” yang sering merugikan mereka di masa lalu. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Ungkap Penyebab Banjir Jakarta Lebih Cepat Surut Dibanding Wilayah Tetangga
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus
• 20 jam lalutheasianparent.com
thumb
Kenapa Trader Kini Mencari Aplikasi Trading yang Serba Praktis?
• 20 jam lalurealita.co
thumb
Kenapa 23 Marinir Unit Pendaratan Amfibi Ikut Tertimbun Longsor di Kaki Gunung Burangrang Cisarua?
• 17 jam lalutribuntimur.com
thumb
IHSG Ditutup Menguat 24 Poin di Tengah Ketegangan Timur Tengah
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.