Purbaya Bakal Rombak hingga Rumahkan Pejabat Bea Cukai di Lima Pelabuhan

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan merombak sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), terutama di pelabuhan. Langkah ini diambil untuk melakukan pembenahan di instansi tersebut.

“Jadi, pejabat di empat pelabuhan besar, satu, dua, tiga, empat pelabuhan, lima pelabuhan besar kami ganti semuanya,” kata Purbaya di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Selasa (27/1). 

Purbaya juga akan merumahkan beberapa pejabat DJBC sebagai bagian dari bersih-bersih diinstansi tersebut.  “Ini adalah pesan bahwa kami serius tahun ini,” kata dia.

Ia menegaskan, pejabat penggantinya akan diprioritaskan berasal dari internal. Menurut dia, tidak efektif jika mengisi posisi yang kosong dari luar instansi. 

“Kalau dari luar kan biasanya sih enggak tahu operasional Bea Cukai, jadi akan lebih lama,” katanya.

Namun demikian, Purbaya tidak menjelaskan lebih detail mengenai lima pelabuhan yang disebutnya.

Purbaya saat ini juga tengah mengevaluasi dan mempertimbangkan rotasi besar-besaran di Direktorat Jenderal Pajak. Hal ini menyusul adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) lima tersangka di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara pada Sabtu (10/1) dan penggeledahan di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), Selasa (13/1).

Ia sebelumnya menyatakan, rotasi di Ditjen Pajak dilakukan untuk mencegah kasus serupa terjadi. “Rotasi abis (maksimal). Kan ada yang bisa, kalau baik sedikit terlibat ya rotasi. Tapi kalau udah jahat dirotasi kan enggak ada gunanya. Kita sedang nilai itu,” kata Purbaya pada pertengahan bulan ini.

Ia menjelaskan, bakal ada penentuan ulang posisi pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu, yang akan dilakukan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh.   “Yang kelihatan terlibat, jangan kita taruh di tempat terpencil atau dirumahkan saja. Nanti kita lihat seperti apa,” ujarnya.

 

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tren Asuransi Bebas Riba, Jasindo Syariah Ungkap Prospeknya di 2026
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Disetujui di Paripurna, Adies Kadir Bakal Jadi Hakim MK
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
OJK Sebut WNI di Kamboja Bukan Korban TPPO tapi Scammer, Ini Tanggapan Menlu Sugiono
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bantul, Tidak Berpotensi Tsunami
• 2 jam lalunarasi.tv
thumb
Jadi saksi sidang korupsi minyak, Ahok: Saya akan sampaikan apa adanya
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.