Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bantul, Tidak Berpotensi Tsunami

narasi.tv
1 jam lalu
Cover Berita

Pada Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 13.15 WIB, wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami gempa bumi dengan magnitudo 4,4. Getaran dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Yogyakarta, termasuk sleman dan Kota Yogyakarta.

Bdan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini terjadi pada kedalaman sekitar 11 kilometer, pada koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur. Menurut laporan BMKG, gempa ini termasuk dalam kategori gempa dangkal dan tidak berpotensi tsunami.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Ardhianto dikutip dari ANTARA.

Kereta Api Sempat Dihentikan

Akibat guncangan ini, perjalanan 17 kereta api di Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta sempat dihentikan sementara untuk memastikan keselamatan perjalanan.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Fenni Novida Saragih, menyampaikan bahwa semua perjalanan kereta api, termasuk kereta jarak jauh dan KRL Commuterline, dihentikan untuk pemeriksaan prasarana pasca-gempa.

Setelah tinjauan lapangan, semua jalur dinyatakan aman, dan kereta api diizinkan untuk melanjutkan operasi pada pukul 13.38 WIB.

Dampak dan Reaksi Masyarakat

Masyarakat Bantul dikejutkan oleh guncangan yang cukup kuat di siang hari itu, sehingga banyak yang berhamburan keluar rumah ketika merasakan gempa.

Farida, salah seorang warga di Sleman, menggambarkan bagaimana dirinya berlari keluar rumah karena takut akan potensi risiko yang dapat ditimbulkan akibat gempa.

“Rumah bergetar, barang-barang ikut bergoyang. Saya langsung lari keluar rumah, ke jalan, karena takut,” jelas Farida. 

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum diverifikasi. Warga juga diminta untuk mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya gempa susulan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Timah Melonjak, Ini Dampaknya pada Industri Timah RI
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolres-Kajari Sleman Siap Beri Penjelasan Kasus Hogi Jika Dipanggil DPR
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Menkomdigi: Kerugian Masyarakat akibat Penipuan Digital Rp 9,1 Triliun
• 37 menit lalukompas.com
thumb
Seskab Teddy Terima Wakil Panglima TNI, Bahas Kopdes-Pemulihan Sumatera
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Metro Jaya Panggil Saksi Ahli Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Tiga Orang Sudah Hadir
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.