BBCA Kena Guyur Asing Lagi, Net Sell Tembus Rp 1,1 T Sehari

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran modal asing kembali mengalir deras keluar dari pasar modal Tanah Air pada perdagangan hari ini, Selasa (27/1/2026).

Asing melakukan aksi beli senilai Rp 8,94 triliun dan jual Rp 10,56 triliun. Dengan demikian, net foreign sell sepanjang hari ini mencapai Rp 1,61 triliun.

Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham dengan net sell asing terbesar, yakni Rp 1,1 triliun. Rata-rata asing menjual BBCA di harga Rp 7.536,3.


Harga saham BBCA pun tergerus seiring aksi jual asing tersebut. BBCA turun 1,96% ke level 7.500 dan menjadi satu pemberat utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. 

Emiten selanjutnya yang mendapat tekanan jual asing adalah Antam (ANTM). Emiten tambang emas tersebut mencatat net sell asing Rp 318,4 miliar dengan rata-rata harga jual 4.615,7. 

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar hari ini: 

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 1,1 triliun
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp 318,4 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 172,3 miliar
  4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp 145,6 miliar
  5. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp 78 miliar
  6. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp 72,8 miliar
  7. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp 66,2 miliar
  8. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp 62,3 miliar
  9. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 58,1 miliar
  10. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp 57,6 miliar
Baca: Harga Emas Cetak Rekor ATH, Saham Emiten Emas Malah Keok Berjamaah

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil balik arah setelah seharian bergerak di zona koreksi pada perdagangan hari ini. Setelah sempat turun 1,13% pada sepuluh menit pertama perdagangan, IHSG ditutup naik tipis 4,89 poin atau naik 0,05% ke level 8.980,23.

Sebanyak 441 saham turun, 232 naik, dan 130 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 15,11 triliun, melibatkan 33,24 miliar saham dalam 2,08 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan hijau dengan kenaikan paling tinggi dicatatkan oleh energi dan teknologi, sedangkan yang mengalami depresiasi terparah adalah konsumer primer dan finansial.

DSSA, GOTO dan TLKM tercatat menjadi penggerak utama IHSG hari ini.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Rerata Transaksi Harian Bursa Saham Desember 2025 All Time High

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Babak Baru Damai Hari dan Eggi Sudjana Vs Roy Suryo dan Khozinudin
• 12 jam laludetik.com
thumb
Pelaku Pembalakan Liar di Taman Nasional Tesso Nilo Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
• 22 jam lalupantau.com
thumb
21 Perjalanan Kereta Sempat Berhenti Imbas Gempa Pacitan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Warung Bolong di Balik Kemegahan Mal, Pengisi Perut Kaum Mendang-mending
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Lagi, Guru Dilaporkan Orangtua ke Polisi dengan Tuduhan Kekerasan Verbal
• 10 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.