Amerika Serikat – Israel Sepakat Bombardir Iran, Pemerintah Iran Mulai Pasang Kuda-kuda

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TEL AVIV– Situasi geopolitik di Timur Tengah kian memanas. Media Israel, Channel 14 melaporkan Amerika Serikat dan Israel sudah sepakat memborbardir Iran jika diperlukan.

Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Brad Cooper, mengadakan pertemuan pada hari Minggu lalu dengan para pejabat senior dari militer Israel di Tel Aviv. Pertemuan tersebut membahas beberapa isu, termasuk situasi dengan Iran.

Dilansir Middle East Monitor, Selasa 27 Januari 2026, pada Minggu malam waktu setempat, mereka yang hadir memiliki pandangan yang serupa dan sepakat untuk melanjutkan kerja sama erat antara kedua militer.

Selama pertemuan, para pejabat AS menyatakan kesiapan penuh terkait Iran membutuhkan waktu dan persiapan. Namun, mereka menekankan bahwa Amerika Serikat selalu siap untuk mengambil tindakan spesifik.

Berbicara tentang kemungkinan serangan AS terhadap Iran, Cooper mengatakan pemikiran AS didasarkan pada pelaksanaan operasi yang cepat, mendadak, dan bersih, menurut media Palestina, Kantor Berita Ma’an.

Selain itu, para pejabat AS percaya bahwa perubahan rezim di Iran saat ini adalah kebutuhan utama. Jika serangan terjadi, diperkirakan akan menargetkan mereka yang bertanggung jawab atas tindakan melukai warga sipil dan demonstran.

Secara terpisah, komandan Komando Pusat AS tersebut menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk melindungi sekutunya di Timur Tengah, termasuk Israel, dan tidak akan membiarkan mereka terluka.

Di tengah ketegangan antara AS dan Iran, kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln dilaporkan telah tiba di Timur Tengah pada hari Senin, 26 Januari waktu setempat. Ini secara dramatis meningkatkan kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal. Meskipun Presiden Donald Trump sejak itu mengendurkan ancaman aksi militernya terhadap Iran, ia tetap bersikeras bahwa semua opsi tetap terbuka.

“Kelompok tempur tersebut saat ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional,” kata Komando Pusat AS, yang bertanggung jawab atas pasukan Amerika di wilayah tersebut, dalam sebuah unggahan di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Selasa 27 Januari 2026.


Pemerintah Iran bersiap menghadapi kemungkinan gelombang baru serangan rudal dari Amerika Serikat dan Israel, menyusul pengerahan kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln ke kawasan sekitar Timur Tengah.

Iran menyatakan sikap siaga setelah Amerika Serikat mengerahkan jet tempur serta gugus tempur kapal induk ke wilayah tersebut.

Para pengamat menilai, kehadiran armada tempur AS itu menandai peningkatan signifikan kesiapan militer Washington untuk melancarkan operasi terhadap Iran.

Sejumlah analis meyakini Amerika Serikat, jika digabungkan dengan kekuatan udara Israel, kini memiliki daya tembak yang cukup untuk melancarkan serangan besar yang dirancang bukan sekadar menghantam sasaran militer, tetapi berpotensi mengguncang bahkan menjatuhkan pemerintahan Iran. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di DI Yogyakarta Akibat Belokan Angin
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komandan Patroli Perbatasan Hengkang Usai Penembakan Alex Pretti di Minneapolis
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Saat Petugas MBG Diangkat PPPK, Honorer Tersisa Jadi Urusan Pemda, Fase Berat jika Tak Serius
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Kronologi selebgram Lula Lahfah meninggal dunia, Reza Arap temani keluarga hingga pemakaman
• 5 jam lalubrilio.net
thumb
Pertama Kali Liburan ke Pulau Komodo? Ini Biaya hingga Waktu Terbaiknya
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.