Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono menjelaskan tentang bergabungnya Indonesia di Board of Peace, serta keterlibatan Amerika Serikat di dalamnya.
Sugiono menyebut, Board of Peace merupakan gagasan negara-negara yang tergabung di dalam Group of New York yang digagas pada 2025 lalu.
“Dari awal Board of Peace itu didirikan atas permintaan negara-negara yang tergabung di dalam group of New York untuk melibatkan Amerika. Dan ini merupakan satu langkah yang konkret, yang menurut kita real untuk bisa dilakukan,” ucap Sugiono di DPR, Selasa (27/1).
Sugiono menyebut tujuan Indonesia bergabung dengan Board of Peace untuk memastikan perdamaian di wilayah Palestina itu dapat tercapai.
“Posisi Indonesia dan negara-negara lain adalah untuk memastikan bahwa Board of Peace ini tetap berjalan pada tujuan utamanya,” jelas Sugiono.
“Karena Board of Peace ini sendiri lahir dari upaya untuk menciptakan perdamaian di Gaza dan Palestina,” tambahnya.
Sugiono pun meminta publik agar tak perlu khawatir terkait sikap Indonesia di konflik Palestina dan Israel. Ia menyebut Indonesia tetap menginginkan perdamaian di Palestina.
“Itu yang saya bilang tadi, AS diundang pada saat awal, sebelum yang di New York itu untuk ikut terlibat dalam upaya penyelesaian damai di Gaza dan Palestina,” ucap Sugiono.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F27%2F5e865ab497f5e05ce21575e13cb063e7-1001978121.jpg)
