Pesan Mendalam Gubernur Jabar KDM soal Dosa Ekologis Longsor Cisarua Bandung Barat: Tamparan Eksploitasi Alam

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membicarakan dosa ekologis yang terjadi pada bencana tanah longsor besar di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

KDM numpahkan suara hatinya bahwa, bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, tidak lepas dari kesalahan manusia. Ia pun menyoroti fenomena eksploitasi alam.

Menurut KDM, eksploitasi alam sangat mempengaruhi berbagai perubahan khususnya alih fungsi alam. Hingga akhirnya, tindakan ini membawa malapetaka dan berujung bencana longsor.

"Longsor yang dialami oleh saudara kita di Bandung Barat menjadi catatan penting bahwa, bencana bisa menimpa siapa saja," kata Dedi Mulyadi dalam pernyataan resmi melalui unggahan Instagram pribadinya dikutip tvOnenews.com, Selasa (27/1/2026).

Gubernur Jabar itu enggan menyalahkan para pelaku mengalihfungsi lahan dan alam saja. Tetapi juga orang-orang yang tidak melakukan perubahan berpotensi menjadi korban tertimpa bencana.

"Tanpa orang tersebut melakukan perbuatan yang mengakibatkan bencana," lanjutnya.

Eksploitasi Alam Membawa Bencana
Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1).
Sumber :
  • Antara

Mantan Bupati Purwakarta ini menggambarkan bencana longsor di area kaki Gunung Burangrang sebagai contoh nyata. Eksploitasi alam membawa adanya bencana di suatu lingkungan.

Ia mencontohkan kejadian bencana akhir ini sering terjadi di Jawa Barat. Banyak lereng gunung berubah fungsinya sebagai kebun. Perubahan ini bahkan menggunakan media dari plastik.

Perubahan fungsi lereng menjadi kebun dari media plastik justru tindakan keliru. Seharusnya kawasan lereng gunung harus dilindungi agar tidak terjadinya bencana alam.

"Lereng-lereng gunung berubah menjadi tanaman sayur dan kebun bunga dengan sistem Green House dan penanamannya menggunakan media plastik adalah fakta bahwa, kita sudah berbuat salah terhadap areal-areal perbukitan kita," jelasnya.

Selain longsor, sejumlah wilayah Jawa Barat juga diterpa berbagai bencana. Salah satunya banjir yang menghantam Karawang, Bekasi, dan sebagainya.

KDM sebelumnya menyentil para pengembang atau developer. Sebab, mayoritas banjir di Jawa Barat berasal dari perumahan.

Kemudian, berbagai alih fungsi lahan lainnya juga menandakan manusia telah mengeksploitasi alam. KDM menilai hal tersebut bagian dari tidak peduli pada alam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Waspada Residu Pestisida, Riset Ungkap Kaitan Sayur-Buah dengan Kadar Kimia dalam Urine
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
13 Warung di Bekasi Nyamar Jual Tramadol: 17 Orang Dibekuk, 12 Ribu Pil Disita
• 2 jam laludetik.com
thumb
Respon Yaya Usai Kamari Panggil Justin Hubner dengan Sebutan Papa
• 5 jam lalucumicumi.com
thumb
Pencari Madu Temukan Mortir di Bukit Citanam Garut, Polisi Amankan Lokasi
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Hogi Minaya vs Jambret, Ini Syarat Tindakan Bisa Dianggap Pembelaan Terpaksa
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.