Komisi X Minta BRIN Bantu Cari Korban Longsor Cisarua: Pakai Teknologi GPR

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) segera memanfaatkan teknologi yang dimiliki mereka untuk membantu pencarian korban bencana di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Permintaan itu disampaikan Esti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI bersama Kepala BRIN Arif Satria di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (27/1).

"Pak Arif Satria kemarin menyampaikan kepada kami terkait dengan ground penetrated radar (GPR) yang untuk bisa mencari mayat di kedalaman puluhan meter," kata My Esti.

Menurut Esti, teknologi tersebut sangat dibutuhkan mengingat banyaknya korban dalam satu lokasi bencana. Ia menambahkan, musibah besar yang terjadi di Cisarua menuntut adanya respons cepat dari seluruh pihak.

"Saat ini sedang terjadi musibah besar yang langsung di satu lokasi itu begitu banyak korban yaitu di Cisarua, kami berharap BRIN mengambil langkah cepat untuk ini," ujarnya.

Esti berharap alat yang dimiliki BRIN dapat segera dimanfaatkan di lokasi bencana.

"Maka saya berharap Prof untuk segera digunakan alat itu untuk mencari sanak saudara kita yang berada di lokasi tersebut dan menjadi korban," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan pihaknya telah mengambil langkah cepat. Ia menjelaskan BRIN memiliki drone yang mampu mendeteksi hingga kedalaman 100 meter dan sebelumnya telah digunakan di Aceh.

"Nah jadi kami sudah perintahkan untuk segera memobilisasi alat itu untuk bisa berkolaborasi dengan BNPB dan juga dengan instansi yang berkait dalam rangka pencarian korban karena memang drone yang kita miliki dapat mendeteksi sampai dengan kedalaman 100 meter," kata Arif.

Ia menambahkan drone tersebut kini telah kembali dari Aceh dan siap digunakan untuk membantu penanganan bencana di Jawa Barat.

"Jadi sekarang itu drone sudah kembali dan kemudian di Aceh sudah digunakan dan titik-titik air itu, titik-titik yang berpotensi untuk menjadi pusat pompa air itu sudah diserahkan kepada daerah ini informasinya jadi itu yang sudah kami lakukan," tandasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Berita Terpopuler: Saat Petugas MBG Diangkat PPPK, Honorer Tersisa Jadi Urusan Pemda, Fase Berat jika Tak Serius
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
DPR Tetapkan Polri di Bawah Presiden, Bukan Kementerian
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Aurora Gaming Juara M7 Mobile Legends, Filipina Lanjutkan Dominasi MLBB
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Geger Penemuan Mayat Satpam di Kalideres: Penjaga Kontrakan Temukan Korban Sudah Membiru
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Minyakita Meroket Jelang Ramadan, Ini Biang Keroknya!
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.