GenPI.co - Kasus dugaan perburuan macan tutul Jawa terjadi di kawasan Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.
Kondisi macan tutul Jawa yang berjalan tertatih dengan kaki depan terluka diduga akibat tembakan pemburu liar di kawasan Gunung Sanggabuana, Jawa Barat, terekam camera trap yang dipasang oleh Wildlife Ranger bekerja sama dengan TNI AD.
Kondisi macan tutul Jawa ini memicu kemarahan warganet karena berjalan dengan kaki terluka.
Hal ini diungkapkan Sanggabuana Wildlife Ranger dalam akun Instagram-nya @gunungsanggabuana, dikutip Selasa (27/1).
Dalam video tersebut, satwa langka yang dilindungi undang-undang itu terlihat pincang.
Macan tutul itu tampak kesulitan berjalan, bahkan diduga kelaparan karena sulit berburu akibat cedera
Video hasil camera trap macan tutul di hutan lindung Sangga Buana Kabupaten Karawang tanggal 21 Januari 2026, dalam kondisi berjalan pincang terluka pada bagian kaki kiri depan yang diduga ditembak oleh pemburu,” tulis @gunungsanggabuana sebagai keterangan video yang diunggah pada Senin (26/1).
Plt. Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat Ammy Nurwati langsung memerintahkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) untuk bergerak cepat melakukan investigasi dan pengumpulan fakta di lapangan.
“Dari hasil analisis camera trap sekitar empat hari setelah macan tutul terekam pincang, tim menemukan dua orang yang diduga pemburu, terlihat membawa senjata laras panjang dan golok,” kata dia.
Lokasi peristiwa ini diketahui dapat diakses melalui Kampung Tipar dan Kampung Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang.
Setelah itu tim gabungan melakukan identifikasi wajah menggunakan teknologi face recognition.
“Hasilnya identitas 2 terduga pelaku telah dikantongi. Kasus resmi dilaporkan ke Polres Karawang,” tulis gunungsanggabuana.
Dari hasil identifikasi, rekaman dugaan perburuan berasal dari 5 Oktober 2025.
Meski begitu, tim gabungan memutuskan tetap melakukan pencarian terhadap macan tutul yang terluka.
Upaya ini bertujuan untuk menemukan satwa yang terluka, melakukan evakuasi medis, dan memberikan tindakan penyelamatan sebelum kondisinya memburuk.(*)
Simak video menarik berikut:



